Malaysia Menaikkan Biaya Rekrut TKI

Kompas.com - 02/07/2013, 07:30 WIB
Dita Indah Sari, staf khusus Kementerian Tenaga Kerja saat meninjau para calon TKI ke Hongkong yang ditampung oleh PT Surabaya Yudha Citra Perdana yang berlokasi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (19/2/2013). KOMPAS.com/Yatimul AinunDita Indah Sari, staf khusus Kementerian Tenaga Kerja saat meninjau para calon TKI ke Hongkong yang ditampung oleh PT Surabaya Yudha Citra Perdana yang berlokasi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (19/2/2013).
|
EditorEgidius Patnistik
KUALA LUMPUR, KOMPAS.COM - Pemerintah Malaysia telah setuju untuk menaikkan biaya perekrutan pembantu rumah tangga asal Indonesia dengan menaikkannya dari 4.500 ringgit (sekitar Rp 15,5 juta) menjadi 8.000 ringgit (sekitar Rp 24 juta). Peningkatan biaya dilakukan setelah mempertimbangkan biaya yang dikeluarkan kedua negara.

Biaya perekrutan adalah ongkos yang harus dibayar pengguna jasa PRT kepada agen saat pertama kali merekrut PRT.

Berita itu dirilis Bernama, Senin (1/7), mengutip penjelasan Wakil Perdana Menteri Tan Sri Muhyidin Yasin. ”Biaya itu meliputi 200 jam pelatihan, dokumen perjalanan, makanan dan akomodasi untuk PRT sebelum diserahkan kepada pengusaha, transportasi, cek kesehatan, dan pembayaran untuk agen tenaga kerja di kedua negara,” katanya.

Muhyidin mengatakan, besar biaya itu diputuskan pada rapat Komite Tenaga Kerja Asing dan Imigran Ilegal, Senin. Ia mengatakan, biaya itu adalah salah satu bagian dari nota kesepahaman (MOU) tentang PRT asal Indonesia yang diteken Malaysia dan Indonesia pada tahun 2011, tetapi pelaksanaannya tertunda.

Muhyidin, yang menjabat ketua komite, menyampaikan penjelasan tersebut pada konferensi pers setelah memimpin rapat ke-10 komite di gedung Parlemen, Senin. Ia mengatakan, pembayaran kepada agen PRT semula hanya 4.511 ringgit, yakni 2.711 ringgit dibayar oleh majikan dan 1.800 ringgit dibayar PRT.

”Beberapa pihak mungkin mengatakan, biaya telah meningkat dari 4.500 ringgit menjadi 8.000 ringgit, tetapi jika pemerintah tidak setuju dengan hal ini, kita takkan pernah mampu merekrut PRT Indonesia,” katanya.

Menurut Muhyidin, ”Indonesia telah membuat perbandingan dengan negara-negara lain yang bersedia membayar lebih. Malaysia butuh pelayan. Oleh karena itu, kita harus mengambil faktor-faktor yang berada di luar kendali kita sebagai patokan kita meskipun berbiaya tinggi.”

Menurut Wakil Perdana Menteri, perubahan struktur biaya akan dibawa untuk negosiasi di antara kedua pemerintah sehingga dapat cepat dilaksanakan.

Komite juga memutuskan, Peraturan Upah Minimum 2012 tidak dipakai untuk para pekerja asing yang memegang visa kunjungan kerja sementara. ”Kami tidak akan khawatir tentang upah minimum. Pengusaha dapat menentukan batas minimum, menurut harga pasar,” katanya.

Lebih lanjut, kata Muhyidin, pemerintah juga memutuskan menghapus journey perform visa (JP Visa) mulai 1 Oktober tahun ini. Sebelumnya, JP Visa diberikan kepada warga negara Indonesia yang masuk dengan menggunakan pas kunjungan sosial sebagai turis tetapi sebenarnya untuk memperoleh pekerjaan di Malaysia. (CAL)



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X