Paus Fransiskus Akan Kunjungi Pengungsi di Pulau Lampedusa

Kompas.com - 01/07/2013, 21:05 WIB
Paus Fransiskus. ANDREAS SOLARO / AFPPaus Fransiskus.
EditorErvan Hardoko
VATICAN CITY, KOMPAS.com - Paus Fransiskus, Senin (1/7/2013), memutuskan memilih pulau Lampedusa di pesisir selatan Italia sebagai lokasi perjalanan perdananya keluar kota Roma.

Pilihan kunjungan Paus ke Pulau Lampedusa ini untuk menunjukkan rasa solidaritas untuk para pengungsi yang ditampung setelah menyeberang lautan menggunakan perahu yang sama sekali tidak aman. Demikian pernyataan resmi Vatikan.

Pulau yang terletak di ujung paling selatan Italia itu, menjadi pintu gerbang para imigran Afrika yang lari dari kesulitan ekonomi dan konflik di negaranya untuk menuju Eropa.

Vatikan mengatakan Paus Fransiskus sangat terharu melihat ribuan pengungsi terus mengalir ke pulau kecil itu. Dalam kunjungan pada 8 Juli nanti, Paus akan melemparkan karangan bunga ke laut untuk mengenang ratusan pengungsi yang tenggelam di perairan yang memisahkan Eropa dan Afrika itu.

Paus juga akan bertemu dengan sekelompok imigran yang berhasil menyeberangi lautan dan menggelar misa di sebuah gelanggang olahraga di pulau itu.

Gedung serbaguna pulau Lampedusa yang berkapasitas 380 orang sudah sejak lama tak mampu lagi menampung para imigran itu. Kerepotan Lampedusa menjadi simbol Eropa yang tak mampu mengendalikan arus imigran.

Pulau Lampedusa hanya berpenduduk 6.000 orang dan kini jumlah penduduk pulau itu sudah dilampaui imigran yang ditampung di pulau kecil itu.

Para imigran itu membangun tenda sederhana di hampir setiap sudut pulau, yang sebelumnya memperoleh pendapatan dari perikanan dan wisata.



Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X