Kompas.com - 30/06/2013, 15:43 WIB
Pasien yang mengunjungi rumah sakit Singapura menyusul gangguan kesehatan akibat kabut asap Kompas.com/ERICSSENPasien yang mengunjungi rumah sakit Singapura menyusul gangguan kesehatan akibat kabut asap
|
EditorEgidius Patnistik
SINGAPURA, KOMPAS.COM — Pasca-diliburkan akibat kabut, Kementerian Pendidikan Singapura (MOE) siap membuka kembali sekolah-sekolah di negeri itu, Senin (1/7/2013) besok. Walaupun sejumlah orangtua masih khawatir, MOE meyakinkan bahwa kondisi udara sudah berangsur-angsur membaik.

Tentu saja, pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Jika indeks polutan tiba-tiba kembali melesat mencapai level yang membahayakan, sekolah akan langsung dibubarkan.

“Kegiatan di luar kelas, seperti olahraga akan terus disesuaikan, jika indeks polutan melewati angka 100, maka kegiatan tidak akan dilaksanakan, jam sekolah juga dapat diperpendek,” kata pernyataan kementerian itu.

Jendela kelas sangat dianjurkan untuk ditutup dan pendingin ruangan (AC) sebaiknya dinyalakan mengingat angka indeks polutan masih tergolong tidak stabil. Sebagai langkah pencegahan jika kondisi kabut sangat buruk, setiap sekolah harus memiliki ruangan yang dilengkapi AC dan air purifier. Dengan itu, guru ataupun murid yang memiliki sejarah gangguan pernafasan atau paru-paru dapat segera dilarikan ke ruangan ini sebagai bentuk pengobatan pertama.

MOE juga menambahkan agar orangtua bersiap-siap jika sekolah kembali ditutup. Kondisi kabut bisa saja memburuk, orangtua akan diinformasikan paling lambat jam 6 sore melalui telepon atau SMS. Menteri Muda Pendidikan, Indranee Rajah, memahami keadaan bisa runyam dan membingunkan jika sebentar-bentar dibuka dan ditutup. Namun, beliau menambahkan, kesehatan dan keselamatan siswa merupakan hal yang paling utama.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Sumber today.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.