Korban Tewas Banjir India 10.000 Orang - Kompas.com

Korban Tewas Banjir India 10.000 Orang

Kompas.com - 29/06/2013, 20:05 WIB
STRDEL / AFP Kuil Kedarnath terlihat mengalami kerusakan setelah dihantam banjir yang melanda negara bagian Uttarakhand, India.
KOMPAS.com - Korban tewas banjir di Negara Bagian Uttarakhand, India mencapai 10.000 orang. Data dari dewan perwakilan rakyat setempat ini mengemuka dalam warta AP pada Sabtu (29/6/2013). Banjir lantaran hujan deras berkepanjangan terjadi sejak dua minggu silam.

Lantaran air bah itu, longsor terjadi di berbagai kota di negara bagian tersebut. Timbunan tanah juga menutupi banyak jalan raya.


Juru Bicara Dewan Perwakilan Rakyat Uttarakhand Govind Singh Kunjwal mengatakan pihaknya mengumpulkan banyak informasi dari wilayah-wilayah terlanda banjir. Angka ini berbeda dengan pernyataan pemerintah lokal yang mengatakan kalau korban tewas mencapai seribu orang.

Sementara itu, pemerintah setempat mengatakan pertolongan masih terus berlangsung. Setidaknya, ada 4.000 orang yang masih terjebak banjir.

Kepala Staf Angkatan Bersenjata India Jenderal Bikram Singh mengatakan kemarin, pihaknya mengerahkan tentara untuk membantu para korban yang terjebak banjir. "Tentara tetap akan bertugas hingga banjir surut,"katanya.

Uttarakhand terlanda banjir sejak 16 Juni silam. Hujan lebat tahun ini terbilang paling besar ketimbang 60 tahun silam.


EditorJosephus Primus
Komentar

Terkini Lainnya

Ilusionis David Copperfield Bongkar Trik Sulapnya di Pengadilan

Ilusionis David Copperfield Bongkar Trik Sulapnya di Pengadilan

Internasional
KPK Tetapkan Kadis PKAD dan Dua Anggota DPRD Bandung sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Kadis PKAD dan Dua Anggota DPRD Bandung sebagai Tersangka

Nasional
Malam Ini, Debat Perdana Pilkada Jateng Akan Berlangsung Atraktif

Malam Ini, Debat Perdana Pilkada Jateng Akan Berlangsung Atraktif

Regional
Sandiaga Bertemu Rizal Ramli di Balai Kota, Bahas Pilpres

Sandiaga Bertemu Rizal Ramli di Balai Kota, Bahas Pilpres

Megapolitan
Politisi Gerindra Sebut Tertutup Opsi Pasangkan Prabowo-Jokowi

Politisi Gerindra Sebut Tertutup Opsi Pasangkan Prabowo-Jokowi

Nasional
Pembuat SIM Palsu yang Beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok Ditangkap

Pembuat SIM Palsu yang Beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok Ditangkap

Megapolitan
Disaksikan Ribuan Orang, Dua Terpidana PSK 'Online' di Banda Aceh Dihukum Cambuk

Disaksikan Ribuan Orang, Dua Terpidana PSK "Online" di Banda Aceh Dihukum Cambuk

Regional
Politisi Gerindra Sebut Pilkada Langsung Memicu Sistem Politik Berbiaya Tinggi

Politisi Gerindra Sebut Pilkada Langsung Memicu Sistem Politik Berbiaya Tinggi

Nasional
Ini 6 Tahap yang Harus Dilalui Peserta Ujian SBMPTN

Ini 6 Tahap yang Harus Dilalui Peserta Ujian SBMPTN

Edukasi
Pembunuh Pensiunan TNI AL di Pondok Labu Jalani 24 Adegan Rekonstruksi

Pembunuh Pensiunan TNI AL di Pondok Labu Jalani 24 Adegan Rekonstruksi

Megapolitan
Baliho Sam Aliano 'Nyapres' Diturunkan karena Ilegal

Baliho Sam Aliano "Nyapres" Diturunkan karena Ilegal

Megapolitan
Rizal Ramli: Setelah Gubernur Baru, Terasa Suasana Tenang di DKI, Sebelumnya Tahulah...

Rizal Ramli: Setelah Gubernur Baru, Terasa Suasana Tenang di DKI, Sebelumnya Tahulah...

Megapolitan
Korut dan Korsel Coba Saluran Telepon Khusus Jelang KTT Antar-Korea

Korut dan Korsel Coba Saluran Telepon Khusus Jelang KTT Antar-Korea

Internasional
Dua Bersaudara Korban Selamat Penembakan Massal di Florida Tulis Buku

Dua Bersaudara Korban Selamat Penembakan Massal di Florida Tulis Buku

Internasional
Sekjen PPP Ungkap Ada Tokoh Non-Partai yang Ingin Bentuk Poros Ketiga

Sekjen PPP Ungkap Ada Tokoh Non-Partai yang Ingin Bentuk Poros Ketiga

Nasional

Close Ads X