Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/06/2013, 17:37 WIB
EditorErvan Hardoko
PRETORIA, KOMPAS.com — Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Jumat (28/6/2013), bertolak ke Afrika Selatan untuk melakukan kunjungan ke negeri itu sekaligus menjenguk Nelson Mandela yang masih terbaring kritis di rumah sakit.

Dengan sakitnya Nelson Mandela berarti pertemuan kedua tokoh yang sama-sama mendobrak batasan di negerinya masing-masing ini hampir pasti tidak akan terlaksana.

Namun, perjalanan luar biasa Mandela khususnya perjuangannya melawan apartheid yang membuatnya harus mendekam 27 tahun di penjara tampaknya akan menjadi bahasan khusus dalam kunjungan tiga hari Obama di Afrika Selatan.

"Presiden (Obama) akan menyampaikan warisan Nelson Mandela yang signifikan untuk masa kini di Afrika Selatan," kata deputi penasihat keamanan AS, Ben Rhodes.

Di Afrika Selatan, Obama dijadwalkan mengunjungi Pulau Robben, yang menjadi tempat Mandela ditahan selama 27 tahun.

Obama, Presiden kulit hitam pertama AS, menyebut Nelson Mandela sebagai "pahlawan dunia". Pernyataan Obama ini mendapat dukungan dari berbagai belahan dunia.

"Saya kira dia (Mandela) adalah pahlawan dunia, dan jika dia meninggalkan dunia ini, maka satu hal yang kita ketahui pasti adalah warisannya tetap akan dikenang selamanya," kata Obama dalam kunjungannya di Senegal.

Obama mengenang, bagaimana Mandela memberinya inspirasi untuk terjun ke dunia politik. Saat itu, di akhir 1970-an, sebagai mahasiswa Obama kerap terlibat dalam unjuk rasa anti-apartheid.

Kedua tokoh ini pernah bertemu pada 2005, saat Mandela berkunjung ke Washington DC dan Obama baru saja terpilih menjadi senator. Sejak itu, keduanya kerap berbincang lewat telepon.

Namun, sejak Obama terpilih menjadi Presiden AS pada 2008, keduanya belum pernah bertemu muka.

Kondisi kesehatan Mandela yang masih buruk ini memberikan suasana suram dalam rencana kunjungan Obama ke Afrika Selatan. Dan, rencana kunjungan ini bisa saja terganggu jika terjadi sesuatu terhadap diri Nelson Mandela.

Tokoh yang akan berusia 95 tahun bulan depan ini dilarikan ke rumah sakit tiga pekan lalu karena penyakit infeksi paru-parunya kambuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com