Akibat Kabut Asap, Kunjungan Warga Singapura ke Dokter Meningkat

Kompas.com - 28/06/2013, 15:56 WIB
Pasien yang mengunjungi rumah sakit Singapura menyusul gangguan kesehatan akibat kabut asap Kompas.com/ERICSSENPasien yang mengunjungi rumah sakit Singapura menyusul gangguan kesehatan akibat kabut asap
|
EditorEgidius Patnistik

SINGAPURA, KOMPAS.com - Kabut asap pekat yang menyelimuti Singapura memicu meningkatnya jumlah kunjungan warga ke dokter.

Situs berita Asiaone melaporkan, sepanjang pekan ini sejumlah pusat layanan kesehatan menerima 3.853 kasus kesehatan yang berhubungan dengan asap.

Angka ini meningkat tajam dari pekan sebelumnya yang hanya 3.307 kasus.

Sebagai contoh Poliklinik Singhealth melaporkan, kasus pasien penderita asma melesat dari 620 ke 890 orang.


Demikian juga untuk gangguan iritasi mata juga meningkat dari 200 ke 280 penderita.

Peningkatan juga dilaporkan untuk pasien yang menderita gangguan saluran pernafasan dan bronkitis.

“Batuk saya biasanya sembuh dalam 2-3 hari dengan bantuan obat, namun kali ini kelihatannya asap membuat pemulihan saya terganggu,” tutur Rohane Mohamed Yusof, seorang karyawati.

Dr Lyn James, direktur bagian epidemiologi Kementerian Kesehatan Singapura menjelaskan,  peningkatan pasien ini merupakan hal yang wajar.

Lyn menjelaskan bahwa institusi kesehatan seperti poliklinik sudah sangat siap dan sejauh ini masih mampu menangani peningkatan jumlah pasien.

Persediaan masker N95 juga masih memadai. Namun, Dr Lyn menambahkan masker yang berukuran lebih kecil kelihatannya tidak cocok untuk digunakan anak-anak.

“Masker ini khusus dipersiapkan untuk orang dewasa yang berukuran lebih kecil, jadi jelas tidak akan efektif untuk anak-anak,” paparnya.

Dr Lyn menambahkan, yang terbaik bagi anak-anak saat ini adalah tinggal di dalam rumah dan mengurangi aktivitas luar rumah. (K70-12)

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

    Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

    Internasional
    Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

    Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

    Internasional
    Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

    Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

    Internasional
    Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

    Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

    Internasional
    Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

    Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

    Internasional
    Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

    Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

    Internasional
    Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

    Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

    Internasional
    Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

    Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

    Internasional
    Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

    Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

    Internasional
    Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat', Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

    Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat", Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

    Internasional
    Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

    Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

    Internasional
    174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

    174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

    Internasional
    Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

    Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

    Internasional
    Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat'

    Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat"

    Internasional
    Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

    Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X