Terima Suap, Pejabat Partai Komunis China Dipenjara 13 Tahun

Kompas.com - 28/06/2013, 15:03 WIB
Lei Zhengfu, pejabat Partai Komunis China di kota Chongqing, tengah mendengarkan vonis hakim terkait kasus suap yang melibatkannya. Pengadilan akhirnya menjatuhkan vonis 13 tahun penjara. ReutersLei Zhengfu, pejabat Partai Komunis China di kota Chongqing, tengah mendengarkan vonis hakim terkait kasus suap yang melibatkannya. Pengadilan akhirnya menjatuhkan vonis 13 tahun penjara.
EditorErvan Hardoko

BEIJING, KOMPAS.com — Mantan pejabat Partai Komunis China, Jumat (28/6/2013), dijatuhi hukuman penjara 13 tahun karena kasus suap. Demikian dilaporkan kantor berita Xinhua.

Lei Zhengfu, mantan sekretaris daerah Chongqing, China, selain terbukti menerima suap juga terlibat dalam sebuah skandal seks.

Lei Zhengfu (55) terekam kamera video sedang melakukan hubungan seks dengan istri mudanya yang berusia 18 tahun. Rekaman itu kemudian beredar di jejaring sosial China, pada November tahun lalu.

Peredaran video itu ternyata sebuah upaya dari seorang pengembang yang berniat untuk memeras Lei agar memberikan keuntungan komersial baginya. Demikian media China memberitakan.

Akibat video ini, Lei dipecat dari jabatannya. Sudah jatuh tertimpa tangga, bulan lalu Lei didakwa melakukan korupsi, sebuah kejahatan dengan ancaman hukuman mati.

Lei cukup beruntung, setelah menjalani persidangan hakim hanya menjatuhkan hukuman 13 tahun penjara dan denda sebesar 48.000 dollar AS.

Partai Komunis China tak memperkenankan pejabatnya memiliki istri muda sehingga video skandal seks Lei oleh banyak orang dianggap sebagai simbol penyalahgunaan wewenang dan korupsi di kalangan pejabat.

Presiden China Xi Jinping berjanji untuk memberantas korupsi di semua level. Namun, sejauh ini baru sedikit pejabat tinggi China yang dipecat atau diselidiki terkait dugaan korupsi sejak Xi naik tahta tahun lalu.



Sumber Reuters
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X