Senat AS Loloskan RUU Reformasi Imigrasi

Kompas.com - 28/06/2013, 09:07 WIB
Para Senator AS meloloskan RUU reformasi imigrasi dalam voting hari Kamis (27/6/2013) dengan suara 68 lawan 32 APPara Senator AS meloloskan RUU reformasi imigrasi dalam voting hari Kamis (27/6/2013) dengan suara 68 lawan 32
EditorEgidius Patnistik
Senat Amerika telah meloloskan rancangan undang-undang reformasi imigrasi yang akan membuka jalan bagi 11 juta imigran gelap menjadi warga negara Amerika. Hasil voting di Senat AS yang dilakukan Kamis (27/6) sore adalah 68 setuju lawan 32 menentang.

Rancangan undang-undang itu nantinya menciptakan jalur – dalam periode 13 tahun – untuk mengizinkan 11 juta imigran yang sudah berada di Amerika tanpa dokumentasi untuk memperoleh kewarganegaraan Amerika. Pada waktu bersamaan, perombakan itu mengimbau penjagaan keamanan jauh lebih ketat di perbatasan Amerika dengan Meksiko.

Rancangan undang-undang itu akan menyediakan 20.000 lebih petugas Patroli Perbatasan di garis perbatasan Amerika-Meksiko, menambah lebih dari 11 ribu kilometer pagar baru dan menetapkan pemantauan perbatasan dari udara dengan pesawat tanpa awak.

Presiden Amerika Barack Obama mendukung RUU imigrasi itu, menyebut hasil voting Senat sebagai langkah penting untuk memperbaiki apa yang dikatakannya sistim yang rusak. Tetapi RUU itu harus disahkan oleh DPR, dimana pengesahannya akan tidak pasti.


Fraksi Republik yang konservatif di DPR menentang diberikannya apa yang menurut mereka adalah amnesti bagi orang yang berada di Amerika secara gelap, atau jalan yang menuju kewarganegaraan kelak.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X