Liputan Sambil Digendong Korban Banjir, Wartawan India Dipecat

Kompas.com - 27/06/2013, 21:18 WIB
Foto ini diambil dari video yang diunggah ke situs YouTube menampilkan saat seorang wartawan televisi India digendong seorang korban banjir saat melaporkan berita untuk stasiun televisi tempatnya bekerja. YouTube/Sydney Morning HeraldFoto ini diambil dari video yang diunggah ke situs YouTube menampilkan saat seorang wartawan televisi India digendong seorang korban banjir saat melaporkan berita untuk stasiun televisi tempatnya bekerja.
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com
— Narayan Pargaien, seorang wartawan televisi yang menuai kecaman setelah video aksinya meliput banjir dilakukan sambil "duduk" di atas bahu seorang korban banjir, dipecat dari stasiun televisi tempatnya bekerja.

Stasiun televisi News Express India mengatakan, kelakuan Narayan itu sangat tidak manusiawi dan memutuskan Narayan sudah melakukan kesalahan yang sangat fatal.

"Apa yang dilakukan Narayan bukan hanya tak manusiawi, melainkan juga bertentangan dengan budaya stasiun ini," demikian pernyataan News Express.

"Anda tidak bisa naik di atas tubuh seseorang untuk sebuah liputan berita. Kami sudah memecat dia," tambah News Express.

Video yang menampilkan aksi "ugal-ugalan" Narayan itu sebenarnya tidak ditayangkan oleh News Express. Namun, seseorang kemudian mengunggahnya ke YouTube yang kontan menuai banyak kecaman.

Narayan sebelumnya membela diri dan mengatakan bahwa dia membayar orang itu dan pria itu sendiri yang menawarkan diri untuk menggendongnya menuju kediaman pria itu yang hancur diterjang banjir.

Narayan memang mengakui dirinya melakukan hal tersebut, tetapi dia juga mencoba menyalahkan juru kameranya karena mengambil keseluruhan gambarnya. Padahal, dia meminta direkam dari dada ke atas saja.

Banjir hebat di negara bagian Uttarakhand diyakini menewaskan sedikitnya 1.000 orang dan ribuan orang lainnya kehilangan tempat tinggal.



Sumber Sky News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X