Berlin Peringati 50 Tahun Pidato John F Kennedy

Kompas.com - 27/06/2013, 06:30 WIB
John F Kennedy John F Kennedy
|
EditorPalupi Annisa Auliani

BERLIN, KOMPAS.com — Kota Berlin, Jerman, pada Rabu (26/6/2013), memperingati 50 tahun pidato Presiden Amerika Serikat John F Kennedy yang terkenal, "Ich bin ein Berliner". Pidato ini adalah dukungan Amerika Serikat atas kota Berlin yang saat itu terpecah dua akibat dibangunnya Tembok Berlin oleh pengusaha komunis Jerman Timur.

Pidato ini disebut memberikan resonansi bagi perubahan dunia. Kantor berita AP, Rabu, melaporkan, Kennedy membuat pidato tersebut dalam kunjungan beberapa jam ke Berlin Barat pada 26 Juni 1963, hampir dua tahun setelah penguasa komunis Jerman Timur membelah Berlin menjadi dua bagian dengan membangun Tembok Berlin. Ketika itu, penduduk di Berlin Barat mulai ketakutan bahwa pihak Barat yang dimotori AS akan melepaskan seluruh Berlin kepada penguasa komunis.

"Lonceng Kebebasan" terdengar di bekas Gedung Balaikota Berlin Barat, lokasi tempat Kennedy berpidato di depan sekitar 300.000 penduduk Berlin Barat pada 50 tahun lalu. Suara lonceng ini menandai seremoni peringatan 50 tahun pidato bersejarah itu. Peringatan juga ditandai dengan pembacaan pidato Kennedy dalam bahasa Jerman dan Inggris yang dilakukan siswa Sekolah John F Kennedy di Berlin.

Egon Bahr (91) yang pernah menjadi asisten Wali Kota Berlin Barat saat itu, Willy Brandt, menjelaskan betapa sambutan dan teriakan meledak saat Kennedy menegaskan, "Ich bin ein Berliner". Terjemahan kalimat itu adalah "Saya ini warga Berlin".

"Semuanya sejalan dengan perasaan, harapan, dan ekspektasi dari warga Berlin," ujar Bahr. "Saya mengetahui insting yang muncul bahwa kami semua aman setelah mendengar kalimat tadi," tambahnya.

Willy Brandt kemudian menjadi salah satu Kanselir Jerman Barat terkemuka. Deklarasi Kennedy pun kemudian menjadi simbol hubungan kuat antara Jerman dan AS. Presiden AS Barack Obama juga menegaskan lagi hubungan kuat Jerman dan AS, pekan lalu, saat dia berkunjung ke Berlin dan melihat Brandenburg Gate.

Brandenburg Gate pada 1963 merupakan salah satu simbol Tembok Berlin, apalagi gerbang ini berada di sisi Jerman Timur saat itu. "Bahkan sampai hari ini, setiap Presiden AS akan merasa seperti di rumah sendiri saat berada di sini," ujar Wali Kota Berlin Klaus Wowereit saat resepsi menyambut Obama.

Bahr menegaskan kembali euforia warga Berlin saat mendengarkan pidato Kennedy. Ketika itu banyak warga Berlin khawatir mengapa pasukan AS tidak mencegah pembangunan tembok Berlin dengan menggunakan kekuatan militer mereka. "Warga di kota yang terbelah dua itu putus asa dan marah. Mereka khawatir kekuatan Barat akan menyerah dan membiarkan Berlin Barat," ujar Bahr.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X