Laporkan Berita Sambil Digendong Korban Banjir, Wartawan India Dikecam

Kompas.com - 26/06/2013, 20:02 WIB
Foto ini diambil dari video yang diunggah ke situs YouTube menampilkan saat seorang wartawan televisi India digendong seorang korban banjir saat melaporkan berita untuk stasiun televisi tempatnya bekerja. YouTube/Sydney Morning HeraldFoto ini diambil dari video yang diunggah ke situs YouTube menampilkan saat seorang wartawan televisi India digendong seorang korban banjir saat melaporkan berita untuk stasiun televisi tempatnya bekerja.
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com — Seorang wartawan televisi India mempertahankan keputusannya melaporkan banjir dahsyat di wilayah utara negeri itu sambil digendong seorang warga.

Narayan Pargaeien, yang bekerja untuk stasiun televisi lokal News Express, kepada situs berita India newslaundry.com, mengatakan, semua kritik yang diarahkan kepadanya akibat insiden itu tidak adil.

"Orang mengatakan bahwa kami tidak manusiawi dan salah. Namun, kenyataannya kami justru menolong sejumlah orang di sana," kata Narayan.

Narayan mengklaim bahwa laki-laki yang menggendongnya itu justru memintanya naik ke pundaknya sebagai sebuah bentuk penghormatan.

Di televisi jelas terlihat tubuh laki-laki itu bergoyang-goyang karena menahan beban di pundaknya sambil berdiri di genangan air yang cukup dalam.

"Pria itu ingin melakukan sesuatu untuk menghormati saya karena itu kali pertama seseorang sekelas saya datang ke kediamannya," kata Narayan.

"Jadi, sambil menyeberangi sungai dia menawarkan untuk menggendong saya, saat saya melaporkan berita," lanjut Narayan.

Narayan juga menyalahkan sang juru kamera karena mengambil seluruh gambar yang menunjukkan dia duduk di atas pundak korban banjir. Narayan juga menuduh si juru kamera mengunggah video itu ke internet.

"Saya seharusnya hanya direkam dari dada ke atas. Ini sepenuhnya salah cameraman, yang ingin merusak karier saya dengan mengambil gambar dari kejauhan dan kemudian merilis video itu," tuduh Narayan.

"Saya juga salah. Itu adalah sebuah kesalahan yang saya buat dan waktu yang salah untuk mengambil gambar," tambah dia.

Setelah video itu diunggah ke situs YouTube sejak Sabtu (22/6/2013), video ini sudah ditonton hampir 12.000 orang.



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X