Brasil Berbenah Urus Kesehatan Rakyat

Kompas.com - 26/06/2013, 15:06 WIB
Ribuan warga Brasil memadati jalanan di pusat kota Rio de Janeiro menentang kenaikan tarif transportasi dan biaya besar yang dikeluarkan pemerintah untuk menggelar Piala Konfederasi dan Piala Dunia 2014. TASSO MARCELO / AFPRibuan warga Brasil memadati jalanan di pusat kota Rio de Janeiro menentang kenaikan tarif transportasi dan biaya besar yang dikeluarkan pemerintah untuk menggelar Piala Konfederasi dan Piala Dunia 2014.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Unjuk rasa soal ketidakpuasan rakyat Brasil terhadap pelayanan kesehatan berujung manis. Soalnya, sebagaimana warta AP pada Rabu (26/6/2013), Kementerian Kesehatan Brasil mencanangkan berbagai alokasi sumber daya untuk pelayanan kesehatan umum. "Realisasinya dimulai tahun depan," kata kementerian tersebut.

Secara rinci, departemen itu bakal membangun banyak klinik dan rumah sakit. "Tahun depan, pemerintah merekrut 35.000 dokter untuk bekerja di unit-unit kesehatan," kata Menteri Kesehatan Alexandre Padilha.

Selain itu, Pemerintah Brasil juga menyiapkan 12.000 pelayanan medis di berbagai rumah sakit pemerintah. Realisasinya bertahap hingga empat tahun ke depan.

Kemudian, data kementerian itu juga menunjukkan program pendidikan kesehatan akan mendapat jatah investasi tahunan hingga 80 juta real atau setara dengan 36,36 juta dollar AS. Fasilitas pendidikan kesehatan juga memperoleh dana hingga 20 juta real atau 9,09 juta dollar AS. 

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Internasional
Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Internasional
Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Internasional
Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Internasional
23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

Internasional
Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Internasional
Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Internasional
Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Internasional
Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Internasional
Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Internasional
Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk 'Wuhannya Italia', di Tengah Wabah Virus Corona

Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk "Wuhannya Italia", di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Internasional
Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Internasional
Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X