Kompas.com - 25/06/2013, 17:36 WIB
EditorErvan Hardoko

RABAT, KOMPAS.com - Seorang bapak lima anak di Maroko tewas bakar diri setelah permintaannya untuk mendapatkan surat izin tinggal di sebuah kota ditolak. Demikian seorang aktivis HAM mengabarkan, Selasa (25/6/2013).

Insiden tragis itu terjadi pada Senin (24/6/2013) di kota Sebaa Ayoun, kawasan Meknes tengah, Maroko. Saat itu, Abdelkabir al-Atawi (50), membutuhkan izin tinggal di kota Sebaa Ayoun agar istrinya yang sakit bisa berobat gratis di rumah sakit.

"Pria itu meminta izin tinggal namun ditolak pemerintah setempat. Lalu dia menyiram tubuhnya dengan bensin dan membakar dirinya sendiri di luar kantor pemerintah kota Sebaa Ayoun," kata Habid Benkarroun, aktivis Asosiasi HAM Maroko, wilayah Meknes.

Pria itu, lanjut Benkarroun, tak bisa membayar ongkos pengobatan istrinya karena tidak memiliki uang dan tidak bekerja.

Aksi bakar diri terjadi beberapa kali di Maroko, dan sebagian besar pelakunya adalah para lulusan universitas yang masih menganggur.

Aksi bakar diri menjadi "populer" sejak aksi serupa yang dilakukan seorang pedagang kaki lima di Tunisia pada Desember 2010 kemudian memicu aksi massa yang dikenal dengan istilah "Arab Spring".

Reformasi politik dilakukan Maroko pada 2011 menyusul pemilihan parlemen akibat desakan protes massa di seluruh wilayah kerajaan itu.

Namun, masalah-masalah sosial masih terus terjadi di Maroko, termasuk korupsi dan pelayanan publik yang buruk. Selain itu, unjuk rasa para pemuda pengangguran masih terus berlangsung di ibu kota Rabat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.