Video Keterlibatan Oknum Polri dalam Penyelundupan Manusia Didapat "ABC"

Kompas.com - 25/06/2013, 16:35 WIB
Para tahanan di Rumah Detensi Imigrasi Medan, Sumatera Utara, mogok makan dan meminta untuk segera dipindah, Minggu (7/4/2013) . Mereka takut dan khawatir bentrok, yang menewaskan delapan tahanan seperti Jumat lalu,  terulang. KOMPAS/MOHAMMAD HILMI FAIQPara tahanan di Rumah Detensi Imigrasi Medan, Sumatera Utara, mogok makan dan meminta untuk segera dipindah, Minggu (7/4/2013) . Mereka takut dan khawatir bentrok, yang menewaskan delapan tahanan seperti Jumat lalu, terulang.
EditorErvan Hardoko


SYDNEY, KOMPAS.com
— ABC News mendapatkan rekaman video tentang seorang penyelundup manusia Indonesia yang mengaku mengatur pemberangkatan sebuah kapal pengungsi yang tenggelam tahun lalu, dan melukiskan para pencari suaka itu sebagai "kambing".

ABC News memperoleh rekaman video tentang seorang penyelundup manusia yang mengaku bernama Freddy Ambon. Ia mencoba meyakinkan para pencari suaka bahwa ia dapat mengirim mereka ke Pulau Christmas dengan aman.

Namun, ia juga mengakui keterlibatannya dalam tragedi kapal tenggelam pada Juni lalu yang dipahami menewaskan sampai sebanyak 96 orang pencari suaka.

Freddy Ambon melukiskannya sebagai satu insiden tersendiri. Ia juga mengungkapkan keterlibatan polisi Indonesia.

Kualitas rekaman video yang diperoleh ABC News ini memang kurang bagus, tetapi dengan jelas mengungkapkan seorang penyelundup manusia yang menjual jasa.

Dua sumber mengatakan kepada ABC, pria yang ada di dalam rekaman video itu adalah Freddy Ambon, seorang penyelundup manusia yang dikenal oleh polisi.

Dengan berpura-pura sebagai seorang broker untuk sekelompok klien fiktif, seorang pencari suaka Afganistan yang menyebut dirinya Abbas bulan lalu diam-diam membuat empat video tentang Freddy Ambon.

"Saya akan mengurus kapalnya, mesinnya, mengeceknya, dan segala macam, mengisi bahan bakarnya, OK, mengisi perbekalan, OK, kemudian kambing-kambing itu berangkat," demikian Freddy Ambon terdengar mengatakan.

Abbas mengatakan, ia kehilangan dua saudara laki-laki di kapal yang diberangkatkan oleh seorang pencari suaka dan ingin agar perdagangan yang memakan korban itu diungkap.

Ia menanyai Freddy Ambon tentang kinerja keamanannya dan khususnya tentang kapal yang tenggelam di utara Pulau Christmas pada Juni tahun lalu, yang menewaskan hingga 96 orang.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X