Dijual, Peti Mati serta Isinya

Kompas.com - 25/06/2013, 08:01 WIB
sebuah peti jenazah dari kayu oak buatan tahun 1900-an seharga 12.000 dollar AS, atau hampir Rp 120 juta. southwestiowanewssebuah peti jenazah dari kayu oak buatan tahun 1900-an seharga 12.000 dollar AS, atau hampir Rp 120 juta.
EditorEgidius Patnistik
COUNCIL BLUFFS, KOMPAS.COM — Dijual sebuah peti jenazah dari kayu oak buatan tahun 1900-an seharga 12.000 dollar AS, atau hampir Rp 120 juta. Demikian iklan yang dipasang Dave Burgstrum asal Iowa di situs jual beli Craigslist.

Namun, Burgstrum tidak menulis bahwa peti jenazah itu ada isinya. Polisi pun menghentikan penjualan dan menyita kerangka manusia utuh dari dalam peti. Surat kabar Nonpareil Daily memberitakan, peti mati itu milik International Order of Odd Fellows, persaudaraan yang menyalurkan bantuan kepada orang miskin dari dermawan yang tidak ingin diketahui namanya. Cabang organisasi itu di Council Bluffs tidak lagi aktif.

Burgstrum, staf Odd Fellows yang masih bertahan, menjual peti itu agar persaudaraan tersebut bisa membayar pajak bangunan. Menurut dia, kerangka itu sudah ada di sana bertahun-tahun dan digunakan dalam ritual kematian yang dilakukan kelompok itu.

”Kerangka itu sudah ada di sana selama yang bisa diingat orang,” ujarnya.

Menurut catatan, kerangka itu disumbangkan seorang dokter yang pensiun tahun 1880-an. Namun, detektif polisi Council Bluffs, Michael Roberts, mengatakan, sisa jasad manusia tak bisa dijual tanpa identifikasi yang jelas. ”Kalau mereka punya surat-surat yang menyatakan asal usulnya, baru mereka boleh memiliki,” ujar Roberts.

Polisi lalu mengirimkan tulang itu kepada ahli forensik Negara Bagian Iowa. Penyelidik forensik Pottawattamie County, Karen Foreman, mengatakan, sulit untuk bisa mengidentifikasi kerangka itu, tetapi mereka bisa menentukan jenis kelamin dan rasnya. Jika kerangka itu berasal dari suku asli Amerika atau Indian, undang-undang federal mewajibkan kerangka itu dikembalikan kepada suku asal yang bersangkutan.

Burgstrum mengaku sama sekali tak keberatan jika laboratorium mengambil kerangka tersebut. Yang penting, peti itu terjual dan kelompok itu bisa membayar pajak. (Reuters/was)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X