Kompas.com - 24/06/2013, 22:31 WIB
Israel pada 1980 mengklaim Jerusalem sebagai ibu kotanya setelah menduduki Jerusalem pasca-Perang Enam Hari 1967. Sementara itu, Palestina menuntut Jerusalem Timur sebagai ibu kota. wikipediaIsrael pada 1980 mengklaim Jerusalem sebagai ibu kotanya setelah menduduki Jerusalem pasca-Perang Enam Hari 1967. Sementara itu, Palestina menuntut Jerusalem Timur sebagai ibu kota.
EditorErvan Hardoko
JERUSALEM, KOMPAS.com - Pemerintah Israel melarang sebuah teater di Jerusalem Timur menggelar sebuah festival boneka anak-anak. Demikian direktur teater El-Hakawati, Senin (24/6/2013).

Sebelumnya teater ini diperintahkan untuk tutup pada 22-30 Juni, setelah Menteri Keamanan Dalam Negeri Israel Yitzhak Aharonovitch mengatakan bahwa festival yang didukung Otoritas Palestina itu ilegal.

"Aharonovitch memutuskan untuk menutuk teater Hakawati selama sepekan karena kegiatannya disponsori Otorita Palestina," kata juru bicara kepolisian Israel, Luba Samri.

Direktur Teater Mohammed Halaqiya mengecam keputusan itu sebagai sebuah langkah "tak terhormat". Dia mengatakan Otorita Palestina sama sekali tak terlibat dalam gelaran Festival Boneka Internasional.

Festival ini, kata Halaqiya, mendapatkan dana bantuan asing dan ditujukan untuk anak-anak Palestina.

"Keamanan Israel memanggil saya pekan dan menanyai saya terkait penyandang dana festival," ujar Halaqiya.

"Sumber mereka mengatakan, festival ini didanai ototita Palestina. Dan saya diminta menutup teater agar festival tidak bisa dilangsungkan," tambah Halaqiya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, pada Senin (24/6/2013), keamanan Israel mengizinkan Halaqiya untuk membuka teaternya dengan syarat festival boneka tidak digelar.

"Seorang petugas menghubungi saya siang ini dan mengatakan saya boleh membuka teater namun tetap melarang gelaran festival," lanjut dia.

Ini adalah kali pertama festivak El-Hakawati ditutup selama lebih dari tiga hari sejak dibuka lebih dari 20 tahun lalu.

"Teater itu beroperasi dengan bantuan otorita Palestina, tanpa izin seperti yang diharuskan undang-undang. Pemberitahuan soal masalah ini akan disampaikan kepada direktur teater," kata seorang juru bicara Kementerian Keamanan Dalam Negeri Israel.

"Kementerian tidak menentang aktivitas budaya dan seni untuk anak-anak Jerusalem Timur selama dilakukan sesuai dengan hukum yang berlaku," tambah juru bicara itu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.