Kompas.com - 23/06/2013, 08:58 WIB
Ribuan pekerja antre di berbagai konsulat menjelang batas waktu 3 Juli untuk pemutihan. AFPRibuan pekerja antre di berbagai konsulat menjelang batas waktu 3 Juli untuk pemutihan.
EditorEgidius Patnistik

RIYADH, KOMPAS.COM — Kementerian Tenaga Kerja Saudi mengatakan, lebih dari 1,5 juta tenaga ilegal telah mendaftarkan diri untuk melegalkan status mereka di negara kerajaan itu.

Warga asing yang menyalahi izin tinggal memiliki waktu sampai tanggal 3 Juli untuk melakukan pemutihan. Langkah ini dilakukan Saudi untuk menangani meningkatnya pengangguran di negara itu, khususnya anak-anak muda.

Arab Saudi berupaya mengurangi pasar gelap tenaga kerja yang diperkirakan mencapai sembilan juta warga asing. Pengangguran di Arab Saudi diperkirakan mencapai 12 persen dan angka ini lebih tinggi lagi di kalangan anak muda.

Bulan April lalu, Raja Abdullah mengumumkan masa tenggang tiga bulan untuk pemutihan tenaga kerja ilegal.

Menyusul pengumuman ini, ribuan tenaga kerja asing termasuk Indonesia, Yaman, Filipina, Sri Lanka, India, dan Pakistan antre di konsulat negara masing-masing.

Antrean panjang

Di KJRI Jedah, keributan akibat antrean tenaga kerja sempat menyebabkan satu orang meninggal minggu pertama Juni lalu. Menyusul peristiwa ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengirim Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana, untuk mengawasi pelaksanan pemberian dokumen perjalanan kepada TKI ilegal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka yang tidak melakukan pemutihan sebelum batas waktu 3 Juli akan menghadapi risiko deportasi atau denda.

Berdasarkan undang-undang Saudi, para warga asing harus mendapatkan sponsor dari majikan, dan bekerja di bidang yang didaftarkan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.