Kompas.com - 21/06/2013, 16:29 WIB
Pemerintah Mesir mengatakan kekayan mantan pemimpin Mesir Hosni Mubarak dan keluarganya mencapai nilai Rp 12 triliun. AFPPemerintah Mesir mengatakan kekayan mantan pemimpin Mesir Hosni Mubarak dan keluarganya mencapai nilai Rp 12 triliun.
EditorErvan Hardoko
KAIRO, KOMPAS.com — Pemerintah Mesir memperkirakan kekayaan seluruh keluarga mantan pemimpin Mesir Hosni Mubarak mencapai 1,2 miliar dollar AS atau hampir Rp 12 triliun. Demikian jaksa penuntut menyatakan, Kamis (20/6/2013).

Ini adalah kali pertama sumber resmi pemerintah memberikan informasi jumlah kekayaan keluarga Mubarak, yang menjadi sumber spekulasi sejak aksi massa menjungkalkan rezim Mubarak pada Februari 2011.

"Laporan dari Badan Pengawasan Administrasi, Otoritas Pengawasan Pendapatan Gelap, dan Badan Pemeriksa Keuangan membuktikan keluarga Mubarak memiliki kekayaan hingga 9 miliar pound Mesir," kata juru bicara jaksa agung, Mahmud al-Hefnawy.

Kekayaan pribadi istri-istri kedua anaknya Alaa dan Gamal Mubarak, Heidi Rassekh dan Khadiga al-Gamal, juga dimasukkan ke dalam perkiraan daftar kekayaan Mubarak itu.

"Jumlah kekayaan ini terdiri atas aset dan saham mereka di berbagai perusahaan Mesir," tambah Hefnawi seperti dikutip kantor berita MENA.

Dari jumlah kekayaan itu, 3 miliar poundsterling Mesir berupa uang tunai, dan 5 miliar poundsterling lainnya berupa saham.

Sementara itu, seluruh properti yang dimiliki keluarga Mubarak mencapai nilai 1 miliar poundsterling Mesir, terutama properti mereka di luar negeri.

"Mubarak menggunakan kekuasaannya untuk memperkaya diri dan keluarganya," ujar Hefnawi.

Mubarak (85) dan kedua putranya kini ditahan di sebuah penjara di sebelah selatan ibu kota Kairo.

Tahun lalu Mubarak dijatuhi hukuman seumur hidup akibat korupsi, dan bertanggung jawab atas tewasnya sejumlah pengunjuk rasa dalam revolusi penggulingan dirinya.

Namun, Mubarak mengajukan banding atas keputusan itu dan kini tengah menjalani sidang bandingnya.

Istri Mubarak, Suzanne, ditahan tak lama setelah rezim suaminya runtuh. Namun, Pemerintah Mesir kemudian membebaskannya pada Mei 2011 setelah Suzanne mengembalikan harta benda miliknya senilai 570.000 dollar AS ke negara.

Kedua menantu perempuan Mubarak juga sempat ditahan, tetapi kemudian dibebaskan tanpa dijerat tuntutan hukum apa pun.

Pekan lalu, Mubarak, istrinya, dan putranya Gamal menyatakan sepakat untuk mengembalikan semua hadiah pemberian para menteri senilai 600.000 dollar AS.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X