Kompas.com - 21/06/2013, 11:21 WIB
Gelandangan AFPGelandangan
EditorEgidius Patnistik
CANBERRA, KOMPAS.COM — Sejumlah tokoh bisnis dan komunitas terkemuka di Canberra berhasil mengumpulkan dana lebih dari 422.000 dollar untuk membantu menangani masalah tunawisma dengan cara tidur di luar di tengah udara dingin malam hari.

Acara tahunan CEO Sleepout memasuki tahun ke-8 dalam mengumpulkan dana untuk layanan tunawisma dari organisasi amal St Vincent de Paul dengan meminta 144 CEO tidur hanya dengan kantong tidur dan tiga lembar kardus di tengah kota Canberra.

Para CEO ini mendapatkan "sumbangan" untuk melakukan tidur di luar ini dari masyarakat umum, dan hasil penggalangan dana tersebut kemudian dialirkan untuk membantu program yang membantu tunawisma di Australia.

Juru bicara St Vincent de Paul, Mark Thompson, mengatakan bahwa kondisi kali ini adalah yang paling berat dalam empat tahun terakhir dengan suhu udara turun hingga lima derajat.

Meskipun Canberra adalah kota yang cukup makmur, Australian Capital Territory (ACT) mempunyai angka tertinggi kedua untuk tunawisma di seluruh Australia dengan 1.785 orang tercatat sebagai tunawisma pada tahun 2011.

Sekretaris Departemen Layanan Masyarakat, Kathryn Campbell, mengumpulkan 27.875 dollar dan mengatakan ia akan melakukannya lagi tahun depan.

"Ini adalah cara terbaik untuk bersyukur dan menyadari betapa beruntungnya saya, dan untuk melakukan sesuatu yang positif demi mengubah situasi menyangkut tunawisma di Canberra," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber ABCNews

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X