Kompas.com - 20/06/2013, 21:04 WIB
NEW DELHI, KOMPAS.com - Sejumlah pejabat pemerintah India mengkhawatirkan korban tewas akibat banjir di wilayah utara negeri itu bisa mencapai 1.000 jiwa.

"Kami memperkirakan 1.000 orang tewas karena banyak jasad tergeletak di banyak tempat," kata Ganesh Godiyal, penanggung jawab sejumlah kuil di kota Kedarnath dan Badrinath.

Kabar ini muncul bersamaan dengan peningkatan upaya militer India mencapai kawasan wisata, pedesaan, dan kota yang terperangkap di tengah-tengah banjir akibat hujan deras yang mengguyur negara bagian Uttarakhand di pegunungan Himalaya.

Sejumlah helikopter dan 10.000 prajurit dikerahkan untuk membantu korban bencana banjir bandang ini.

Banjir ini mengakibatkan rumah, bangunan dan banyak kendaraan hanyut. Sementara itu, jembatan dan jalanan juga hancur diterjang tanah longsor. Kondisi ini membuat 65.000 orang terjebak, terutama di lokasi-lokasi ziarah.

Hujan deras empat kali curah hujan biasa itu mengguyur Uttarakhand, yang dikenal sebagai "Tanah Para Dewa" tempat kuil-kuil Hindu dibangun di puncak-puncak gunung yang menarik banyak peziarah dan wisatawan.

Salah seorang yang terjebak banjir adalah bintang kriket India, Harbhajan Singh, yang tengah menuju sebuah kuil Sikh namun terpaksa berlindung di sebuah kantor polisi.

"Beberapa orang mengatakan kami terjebak. Namun saya lebih memilih kami telah diselamatkan Tuhan," kata Singh.

"Dengan hujan sedemikian deras, banyak hal buruk bisa terjadi. Banyak orang yang meninggal dunia," lanjut Singh.

Militer India kini tengah berupaya mencapai lokasi paling buruk yang terdampak banjir yaitu kuil Kedarnath, sementara warga yang mencari keluarga mereka yang hilang menunggu dengan was-was di ibu kota Uttarakhand, Dehradun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.