Presiden AS, China, dan Rusia Konfirmasi Hadiri KTT APEC di Bali

Kompas.com - 20/06/2013, 01:24 WIB
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah kepala negara, termasuk Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Presiden China Xi Jinping, dan Presiden Rusia Vladimir Putin, sudah mengonfirmasi kehadirannya pada konfrensi tingkat tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Bali pada Oktober 2013.

"Hingga saat ini tidak ada kepala negara yang menyatakan berhalangan hadir. Sebagaian besar sudah mengonfirmasikan hadir, antara lain Presiden AS, Rusia, China, dan konfirmasi kehadiran terus bergulir," kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa seusai rapat panitia nasional tingkat menteri keketuaan APEC di Jakarta, Rabu (19/6/2013). Semua agenda APEC pada 2013, kata Marty, berjalan sesuai rencana, baik dari substansi maupun teknis penyelenggaraan.

Salah satu hal yang kini menjadi fokus pemerintah, kata Marty, adalah mencari benang merah substansi kepentingan Indonesia untuk dibahas pada serangkaian agenda diplomasi multilateral. Selain KTT APEC, sepanjang 2013, sejak September hingga Desember Indonesia juga akan terlibat dalam pertemuan KTT ASEAN, pertemuan negara-negara G-20, dan forum Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional Armida Alisjahbana mengatakan, ketahanan pangan dan energi, serta peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), akan tetap menjadi perhatian Indonesia. "Ini sesuai dengan prioritas kedua Indonesia di APEC, yaitu achieving sustainable growth with equity," katanya.

Sementara itu, Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengungkapkan sejumlah keuntungan selama persiapan APEC dan berbagai agenda yang harus dijalani. Setidaknya, menurut Mari, selama keketuaan Indonesia di APEC pada tahun ini, terjadi 94 kali pertemuan atau kunjungan delegasi organisasi itu ke berbagai daerah di Indonesia.

Mari juga menekankan perlunya kesiapan infrastruktur untuk menyukseskan perhelatan KTT APEC yang diperkirakan akan dihadiri 5.000 delegasi dan media dari berbagai negara. "Hal ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pariwisata, sekaligus untuk meningkatkan konektivitas antarmasyarakat," tuturnya.

Agenda APEC terdekat adalah pertemuan pejabat tinggi negara-negara anggota di Medan, Sumatera Utara, pada 22 Juni-6 Juli 2013. Pertemuan ini juga akan membahas kerangka substansi dan teknik penyelenggaraan KTT APEC di Bali, Oktober mendatang. 

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Internasional
Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Internasional
Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Internasional
Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Internasional
23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

Internasional
Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Internasional
Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Internasional
Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Internasional
Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Internasional
Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Internasional
Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk 'Wuhannya Italia', di Tengah Wabah Virus Corona

Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk "Wuhannya Italia", di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Internasional
Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Internasional
Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X