Miiltan Serang Kompleks PBB di Mogadishu, 3 Tewas

Kompas.com - 19/06/2013, 19:31 WIB
EditorErvan Hardoko

MOGADISHU, KOMPAS.com — Pemberontak Somalia yang terkait dengan kelompok militan Al-Shabab menyerang kompleks perkantoran PBB di Mogadishu, Rabu (19/6/2013).

Serangan yang menewaskan tiga orang warga sipil itu merupakan serangan paling serius terhadap fasilitas PBB di Somalia dalam beberapa tahun terakhir.

Sejauh ini belum diperoleh kabar adanya korban dari pihak PBB, meski kelompok miiltan Al-Shabab mengaku telah menewaskan beberapa warga asing dalam serangan di siang hari itu.

"Situasi sudah dapat dikendalikan saat ini. Pasukan Somalia dan Uni Afrika menyerbu kompleks PBB dan menewaskan penyerang," kata seorang perwira polisi Somalia, Abdullahi Osman.

Seorang sumber PBB di Nairobi, Kenya, mengatakan semua staf PBB berada di dalam "ruang aman" di dalam kompleks perkantoran itu.

"Kami menegaskan tiga orang tewas dan enam orang terluka di luar kompleks PBB. Korban tewas adalah warga sipil yang terjebak baku tembak," lanjut Osman.

Misi Bantuan PBB di Somalia (UNISOM) dalam pernyataannya mengatakan, kompleks yang ditempati badan-badan kemanusiaan PBB itu mendapat serangan mendadak dari kelompok Al-Shabab.

Para penyerang menggunakan bom mobil dan pengebom bunuh diri untuk membuka jalan masuk ke dalam kompleks yang dilindungi benteng sangat kuat itu.

Radio Mogadishu melaporkan, serangan militan terjadi setelah seorang pengebom bunuh diri meledakkan bahan peledak yang dibawanya di pintu gerbang kompleks PBB.

Kompleks PBB yang di dalamnya terdapat perkantoran dan perumahan staf itu terletak tak jauh dari zona bandar udara, tempat pasukan Uni Afrika bermarkas.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X