Kompas.com - 19/06/2013, 15:26 WIB
EditorErvan Hardoko

SEOUL, KOMPAS.com — Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dikabarkan melayari pantai timur negerinya dengan menggunakan sebuah kapal motor atau yacht mewah sepanjang 28 meter pada bulan lalu.

Penggunaan kapal mewah seperti ini bisa jadi melanggar sanksi PBB. Sebab, berdasarkan sanksi itu, Korea Utara dilarang mengimpor barang-barang mewah.

Situs berita NK News melaporkan, perahu mewah tipe Princess 95 MY buatan Inggris itu diduga baru saja dibeli dengan harga 7 juta dollar AS atau hampir Rp 70 miliar. Namun, situs ini tak menjelaskan waktu pembelian perahu mewah tersebut.

Sementara itu, kantor berita Korea Utara KCNA, pada 28 Mei, merilis foto Kim Jong Un tengah meninjau sebuah galangan kapal bersama sejumlah perwira tinggi militer. Di pojok foto itu terlihat sedikit bagian kapal yang diduga digunakan Kim Jong Un untuk berlayar.

Will Green, Direktur Pemasaran Princess Yacht Internasional, kepada NK News, mengatakan, dia menduga kapal yang terlihat dalam foto tersebut adalah memang kapal tipe 95 MY buatan perusahaan itu.

"Kami meluncurkan 95 MY beberapa tahun lalu. Sejak itu, sebagian besar kapal tersebut sudah berpindah tangan di pasaran," kata Green.

Situs NK News mengatakan, pelayaran 10 hari Kim Jong Un bulan lalu itu adalah perjalanan terpanjangnya di luar Pyongyang sejak berkuasa akhir 2011, menggantikan ayahnya, Kim Jong Il, yang meninggal dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam perjalanan itu, Kim Jong Un menggunakan kota di pesisir timur Korea Utara, Wonsan, sebagai basis kapal mewahnya itu.

Akibat melakukan percobaan nuklir Februari lalu, PBB menjatuhkan sanksi baru untuk Korea Utara. Salah satu sanksi itu adalah larangan mengimpor barang mewah seperti perahu motor mewah dan mobil balap.

Pada 2009, Pemerintah Austria dan Italia menyita dua kapal mewah yang sudah dijual dan akan dikirim ke Korea Utara.

 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X