Kompas.com - 18/06/2013, 21:40 WIB
EditorErvan Hardoko

KUWAIT CITY, KOMPAS.com — Pemerintah Kuwait, Selasa (18/6/2013), melaksanakan hukuman gantung terhadap seorang pria Mesir yang terbukti memerkosa 17 orang anak-anak berusia di bawah 10 tahun.

Seorang saksi mengatakan, Hajjaj Saadi (33), sang terpidana mati, sesaat sebelum eksekusi dilaksanakan mengeluhkan tidak adanya bantuan apa pun dari Pemerintah Mesir.

Di pengadilan, Saadi membantah telah melakukan pemerkosaan anak-anak seperti dituduhkan. Dia bersikukuh pengakuannya dibuat di bawah paksaan penyidik.

Saadi ditahan pada Juli 2007, saat hendak naik pesawat menuju Luxor, Mesir. Pria itu kemudian berjuluk "Hawalli Monster" merujuk nama distrik lokasi kejahatannya terjadi.

Pemerintah Kuwait mengatakan, Saadi mengaku telah memerkosa 17 anak laki-laki dan perempuan setelah menyekap mereka di lantai atas di Hawalli, sebuah kawasan yang banyak ditinggali warga asing, 12 kilometer sebelah selatan Kuwait City.

Hukuman gantung ini adalah yang kedua kalinya di Kuwait sejak hukuman mati diberlakukan kembali setelah masa moratorium selama enam tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.