Kompas.com - 18/06/2013, 20:24 WIB
EditorErvan Hardoko
PESHAWAR, KOMPAS.com — Sebuah serangan bom terjadi di sebuah upacara pemakaman di distrik Mardan, kota Shergarh, 145 kilometer sebelah barat daya Islamabad, Selasa (18/6/2013).

Akibat serangan bom ini, 10 orang dipastikan tewas, termasuk seorang anggota parlemen setempat. Selain itu, lebih dari 40 orang lainnya terluka.

"Sedikitnya 10 orang tewas, termasuk seorang anggota parlemen Provinsi Imran Khan Mohmand dan 46 orang lainnya terluka akibat ledakan bom itu," kata petugas polisi setempat, Tahir Ayub.

Mohmand baru saja terpilih bulan lalu sebagai anggota parlemen Provinsi Khyber Pakhtunkhwa sebagai calon independen.

Namun, polisi belum bisa menentukan target sesungguhnya dari serangan itu. Polisi hanya menyebut Mohmand adalah kawan dekat pemilik SPBU lokal yang tengah dimakamkan itu.

Khyber Pakhtunkhwa adalah garis depan pemberontakan Taliban di Paksitan dan berbatasan dengan daerah semi-otonomi sabuk kesukuan di dekat perbatasan dengan Afganistan.

Ledakan bom ini seakan menjadi pengingat bahwa pemerintahan Pakistan yang baru di bawah kepemimpinan PM Nawaz Sharif, yang baru saja dilantik setelah memenangi pemilu pada 11 Mei lalu.

Serangan ini terjadi hanya tiga hari setelah serangan bom terhadap bus pengangkut mahasiswi yang menewaskan 25 orang di kota Quetta.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.