Giliran Ribuan Tentara Inggris di-PHK

Kompas.com - 18/06/2013, 15:29 WIB
EditorEgidius Patnistik

Sekitar 5.000 personel militer Inggris akan menerima surat pemberitahuan pemutusan hubungan dinas dari Kantor Kementerian Pertahanan. Kebijakan ini adalah bagian dari rencana mengurangi anggota militer hingga tahun 2017.

Menurut rencana yang ditelurkan dari hasil kajian tahun 2010 itu, Pemerintah Inggris akan memotong jumlah tentara dari 102.000 menjadi 82.000 orang.

Sementara itu, jumlah tentara cadangan akan dinaikkan dari 15.000 orang pada tahun 2010, menjadi 30.000 orang pada tahun 2018.

Tentara yang sedang berdinas di Afganistan tidak akan diberhentikan kecuali bila mengajukan permintaan berhenti sukarela. Menurut Pemerintah Inggris, angkatan bersenjata "harus bertahan sesuai dengan kemampuannya".


Kementerian Pertahanan (MoD) Inggris saat ini masih merundingkan berapa besarnya pesangon yang akan diberikan kepada mereka yang akan diberhentikan.

Wartawan bidang pertahanan BBC, Caroline Wyatt, mengatakan, PHK terakhir ini merupakan dampak dari pemotongan sekitar 8 persen anggaran Dephan Inggris yang diumumkan tahun 2010.

Militer Inggris akhirnya memberhentikan personel dari tingkatan dan pangkat berbeda, meski sukarelawan yang ingin berhenti akan dikenai PHK lebih dulu.

Berita tentang PHK ini juga telah mengakibatkan keprihatinan mendalam bagi para tentara Inggris dan keluarganya, tulis Wyatt.

Sementara itu, militer Inggris masih membutuhkan 10.000 tentara baru ditambah 6.000 tentara cadangan lagi tahun ini.

Rekrutmen baru diperlukan "untuk menjaga struktur militer" agar tetap seimbang, yang mana tentara maupun perwira dipandang perlu memulai karier militernya dari bawah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X