Hassan Rohani Janjikan Perubahan untuk Rakyat Iran

Kompas.com - 17/06/2013, 20:02 WIB
EditorErvan Hardoko

TEHERAN, KOMPAS.com — Presiden Iran terpilih Hassan Rohani, menjanjikan perubahan yang diinginkan warga Iran setelah delapan tahun diperintah kelompok konservatif.

Dalam salah satu langkahnya setelah disahkan sebagai pemenang pemilihan presiden, Rohani menemui pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, sebelum menuju ke makam pendiri Republik Islam Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini untuk memberikan penghormatan.

Lalu, di depan para pendukungnya, Rohani menyampaikan janji perubahannya yang selama berada di bawah kepemimpinan Mahmoud Ahmadinejad harus hidup dalam kesulitan ekonomi akibat sanksi internasional untuk mendesak Iran menghentikan program nuklirnya.

"Ini adalah awal dari sebuah langkah yang akan membawa perubahan yang diinginkan rakyat di bidang ekonomi, budaya, sosial, dan politik," kata Rohani seperti dikutip kantor berita ISNA.

Namun, Rohani mengingatkan, perubahan yang dijanjikannya tak bisa terwujud dalam satu malam.

Oleh karena itu, Rohani menyerukan agar parlemen yang didominasi politisi konservatif memperbaiki kerja sama dengan pemerintah, setelah hubungan yang buruk selama masa pemerintahan Ahmadinejad.

Dalam janji kampanyenya, Rohani akan fokus untuk berhubungan kembali dengan Barat terkait program nuklir Iran, sementara di dalam negeri, Rohani akan membentuk kabinet yang berisi politisi moderat dan teknokrat.

Rohani juga berjanji pemerintah akan lebih memperhatikan rakyat miskin negeri itu yang hidupnya semakin sulit akibat sanksi ekonomi internasional.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Internasional
Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Internasional
Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Internasional
Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Internasional
Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Internasional
Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Internasional
Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Internasional
Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Internasional
Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Internasional
Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Internasional
Israel Gelar 'Serangan Skala Besar' terhadap Iran di Suriah

Israel Gelar "Serangan Skala Besar" terhadap Iran di Suriah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

Internasional
Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X