Kompas.com - 17/06/2013, 18:39 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Delapan tahanan Palestina di penjara Israel melakukan aksi mogok makan sejak Senin (17/6/2013). Aksi itu merupakan upaya untuk mengakhiri penerapan sistem kurungan tersendiri di penjara tersebut.

Adalah organisasi hak asasi manusia Palestina bernama Klub Tahanan Palestina (PPC) yang menyuarakan keprihatinan itu dari Ramallah. Delapan tahanan itu adalah penghuni Penjara Rimonim. Mereka menyerukan agar Pelayanan Penjara Israel mengeluarkan mereka dari kurungan tersendiri itu dan memindahkan mereka ke penjara lain.

PPC juga mengatakan bahwa selain para tahanan Palestina itu masih ada lima orang Jordania di situ yang sudah melakukan mogok makan hampir dua minggu lamanya. Mereka menuntut pihak Israel untuk memberikan hak mendapat kunjungan dari sanak saudara.

Sampai kini, ada 4.700 tahanan Palestina di penjara-penjara Israel. Tahun lalu, Israel membebaskan beberapa tahanan Palestina lantaran mereka melakukan mogok makan begitu lama.

Sementara itu, pada Senin ini, tulis AP, tentara Israel menangkap 12 orang Palestina di berbagai operasi di Tepi Barat dan perbatasan Israel di Jalur Gaza. Rinciannya, empat warga Palestina ditangkap saat mencoba masuk secara ilegal ke Israel dari Gaza. Lalu, sisanya, ditangkap tentara Israel di Nablus dan Bethlehem.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.