Dua Serikat Pekerja Turki Serukan Pemogokan

Kompas.com - 17/06/2013, 17:51 WIB
EditorErvan Hardoko

ANKARA, KOMPAS.com — Dua serikat buruh utama di Turki, Senin (17/6/2013), menyerukan mogok nasional selama satu hari untuk memprotes langkah polisi meredam demonstrasi antipemerintah.

Konfederasi Pekerja Sektor Umum (KESK) dan Konfederasi Serikat Buruh Progresif (DISK) menuntut diakhirinya "kekerasan polisi."

Seruan itu dikeluarkan setelah terjadinya bentrokan sporadis antara pengunjuk rasa dan polisi di Istanbul dan ibu kota Ankara.

Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan membela langkah meredam demonstrasi itu.

Dalam pidato di depan ribuan pendukung di Istanbul hari Minggu (16/6/2013), Erdogan mengatakan, merupakan tugasnya untuk mengusir para pengunjuk rasa dari Taman Gezi pada malam sebelumnya. 

Identifikasi demonstran

Unjuk rasa itu, kata Erdogan, "tidak lebih dari upaya minoritas untuk mendominasi mayoritas."

Ia menambahkan, "Kami tidak bisa mengizinkan (protes) terjadi dan kami tidak akan mengizinkannya."

Ia juga menyanggah bertindak seperti diktator dan bertekad akan "mengindentifikasi satu per satu mereka yang meneror jalan."

Polisi menutup semua jalan menuju Lapangan Taksim dan Gezi, yang diduduki selama 18 hari oleh para pengunjuk rasa yang menentang rencana pengembangan lapangan.

Namun, bentrokan antara polisi dan demonstran masih terus berlanjut di kawasan seputar kedua lapangan itu, kata wartawan BBC Chris Morris di Istanbul.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X