Kompas.com - 17/06/2013, 16:50 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Polisi Turki menangkap juga seorang warga Rusia dan seorang warga Iran saat pengunjuk rasa berdemo di Lapangan Gezi, Ankara, sepanjang Minggu (16/6/2013) kemarin. Anatolia mewartakan hal itu pada Senin (17/6/2013). Total jumlah yang ditangkap dalam kejadian itu ada 105 pengunjuk rasa.

Pihak kepolisian mengatakan pemrotes yang tertangkap dibawa ke kantor polisi Ankara. "Mereka akan dimintai keterangan,"kata pihak kepolisian.

Unjuk rasa di Taman Gezi memang berujung ricuh. Polisi yang melepaskan gas air mata dan peluru air mendapat balasan lemparan batu pengunjuk rasa. Pengunjuk rasa kocar-kacir lantaran serangan polisi. Mereka berlarian ke Jalan Tunal Hilmi dan Tunus.

Sementara itu, Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan menegaskan akan memberi hukuman berat kepada pihak-pihak yang memprovokasi unjuk rasa. Menurut undang-undang Turki, masa tahanan sementara sekitar 18 hari untuk para provokator. "Kami juga akan mengecek media-media sosial untuk mencari para penghasut,"kata Erdogan.

Sampai kini, Lapangan Gezi sudah relatif lengang. Aparat pemerintah sudah membersihkan lapangan itu dari sampah-sampah dan kerusakan taman. Petugas terkait juga sudah mulai menanam bunga-bunga di taman itu.

Hingga sekarang, polisi sudah mengerahkan seribu pasukan polisi antihuru-hara tambahan untuk mengamankan Istanbul dari makin meluasnya demonstrasi. Catatan termutakhir menunjukkan kisruh di Turki sejak dua minggu silam sudah menewaskan lima orang termasuk satu orang polisi. Insiden kekerasan itu pun sudah melukai 5.000 orang.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.