Obama dan Putin Bicarakan Suriah di KTT G-8

Kompas.com - 17/06/2013, 15:01 WIB
EditorErvan Hardoko

BELFAST, KOMPAS.com — Para pemimpin negara-negara G-8, Senin (17/6/2013), akan memulai konferensi tingkat tinggi di Irlandia Utara dengan salah satu agenda utama mendesak Rusia mencabut dukungannya untuk Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Perdana Menteri Inggris David Cameron, yang menjadi tuan rumah pertemuan negeri-negeri industri ini, menekankan, dia bisa mengatasi perbedaan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin setelah mereka melakukan pertemuan sebelum KTT G-8 dibuka.

Di sela-sela konferensi, Putin dijadwalkan melakukan pembicaraan dengan Presiden AS Barack Obama, yang disebut-sebut sebagai sebuah pembicaraan sulit, karena kedua negara kini menawarkan bantuan senjata ke kedua pihak yang bertempur di Suriah.

Dalam pembicaraan nanti, Presiden Obama akan menekankan bahwa Amerika Serikat ingin mempertahankan rencana pembicaraan damai Geneva yang akan digelar dengan dukungan bersama Moskwa.

KTT G-8 digelar di resor golf Lough Erne di Irlandia Utara dan diikuti para pemimpin AS, Jepang, Kanada, Rusia, Jerman, Perancis, dan Italia. Kedelapan negara ini menguasai separuh dari seluruh perekonomian global sebesar 71,7 triliun dollar AS.

Pemerintah Inggris menjaga ketat perhelatan ini dengan mengerahkan sedikitnya 8.000 pasukan keamanan. Operasi pengamanan KTT ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Irlandia Utara.

Polisi bersenjata lengkap dilengkapi kendaraan lapis baja ditempatkan di setiap beberapa ratus meter sepanjang jalan menuju ke resor golf itu.

Pengamanan ketat itu dilakukan selain karena sejarah panjang perlawanan Irlandia Utara terhadap Kerajaan Inggris, tetapi juga kemungkinan aksi unjuk rasa ribuan orang yang menentang KTT Ini.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X