Kompas.com - 17/06/2013, 12:18 WIB
EditorEgidius Patnistik

Pemerintah Pakistan mengumumkan hari berkabung di kota Quetta setelah 25 orang tewas ditembak dalam dua serangan pada Sabtu (15/06). Setelah bom mobil meledak dan menewaskan 14 mahasiswi dan melukai 22 orang, kelompok militan membunuh 11 orang lagi dengan menyerang rumah sakit yang merawat para korban selamat di Quetta.

Sebanyak empat militan juga terbunuh dan satu orang ditangkap, demikian dilaporkan pejabat setempat.

Seorang pria yang mengaku juru bicara dari Lashkar-e-Jhangvi mengatakan kepada BBC serangan itu merupakan balas dendam atas serangan sebelumnya oleh pasukan keamanan terhadap kelompok militan tersebut, di mana seorang wanita dan anak-anak tewas.

Quetta, kota berpenduduk 900.000 orang di sebelah barat daya negara itu, telah lama terganggu oleh tindak kekerasan yang terutama menargetkan minoritas Muslim Syiah.

Kota ini mecoba untuk pulih dari rasa kaget dan berusaha memahami peristiwa yang telah terjadi itu, kata wartawan BBC Shahzeb Jillani dalam laporan.

Pemakaman bagi para korban segera dilakukan, sementara hari resmi berkabung tengah berlangsung.

Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa, Ban Ki-moon mengutuk aksi tersebut dan mengatakan tak ada alasan yang dapat membenarkan aksi tersebut. "Sekjen mencatat dengan penuh kecemasan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan pendidik telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir," demikian kata juru bicaranya.

Kelompok-kelompok seperti Lashkar-e-Jhangvi telah melakukan pemboman besar-besaran terhadap kelompok agama minoritas Syiah, kata wartawan BBC.

Kelompok juga ini dikenal memiliki hubungan dekat dengan Taliban dan al-Qaeda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.