Hassan Rowhani, Presiden Baru Iran

Kompas.com - 16/06/2013, 01:12 WIB
EditorErvan Hardoko

TEHERAN, KOMPAS.com - Ulama moderat Hassan Rowhani memenangkan pemilihan presiden Iran tanpa perlu pemungutan suara putaran kedua.

Menteri Dalam Negeri Iran Mostafa Mohammad-Najjar, Sabtu (15/6/2013), mengatakan pemilihan presiden ini diikuti 72 persen dari 50 juta orang yang memiliki hak suara. Dan, Rowhani meraih 18,6 juta suara atau sekitar 50,71 persen.

Rowhani unggul jauh dari kandidat yang menempati posisi kedua Mohammad Baqer Qalibaf yang hanya meraup 6,077 juta suara atau 16,56 persen.

Dengan kemenangan Rowhani maka kemungkinan besar ketegangan hubungan Iran dengan Barat tidak akan banyak berubah. Selain itu, di tangan Rowhani kebijakan Iran atas program nuklir dan dukungan untuk Suriah juga diyakini tidak akan berubah.

Yang jelas, Rowhani akan mewarisi perekonomian negara yang terpuruk akibat sanksi Uni Eropa dan Amerika Serikat yang mentargetkan sektor perminyakan dan perbankan Iran.

Kemenangan Rowhani ini dinilai banyak pengamat sangat terbantu dengan mundurnya kandidat kelompok reformis Mohammed Reza Aref.

Reza Aref mundur setelah mendapat anjuran dari mantan presiden Mohammad Khatami, yang kemudian lebih condong mendukung Rowhani.

Pada 2003, Rowhani adalah perunding utama masalah nuklir di masa pemerintahan Khatami. Saat itu, Iran sepakat untuk menghentikan sementara program pengayaan uraniumnya.

Program pengayaan uranium dibuka kembali pada 2005 saat Mahmoud Ahmadinejad terpilih menjadi presiden .

Di masa kampanye, Rowhani menjanjikan untuk mengurangi sanksi terhadap Iran, yang memicu buruknya perekonomian.

Inflasi Iran mencapai 30 persen dan mata uang rial kehilangan 70 persen nilai tukarnya, dan jumlah pengangguran bertambah.

Perbaikan ekonomi inilah yang menjadi pekerjaan terberat Rowhani sebagai presiden baru.

"Kami berharap presiden baru bisa meningkatkan ekonomi menjadi lebih baik," kata seorang warga Iran, Farshid Hassad Zade.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X