Kompas.com - 14/06/2013, 22:55 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Perdana Menteri (PM) Turki Recep Tayyip Erdogan meminta pedemo meninggalkan Lapangan Gezi di Istanbul. Lapangan itu kini menjadi pusat unjuk rasa menentang dirinya. "Pesan pengunjuk rasa sudah saya terima," kata Erdogan sebagaimana warta AP pada Jumat (14/6/2013).

Erdogan mengatakan, selama pertemuan dengan partainya, diperoleh keputusan bahwa pemerintahannya memberikan kesempatan kepada pengadilan untuk menentukan kelangsungan rencana pembangunan kembali Lapangan Taksim. Erdogan mengatakan jajak pendapat pengambilan suara seperti referendum bakal digelar.

Unjuk rasa yang berpangkal dari masalah itu sudah berlangsung sekitar dua minggu di Turki. Pihak kepolisian Turki memang mengambil langkah-langkah membubarkan demonstrasi yang berujung bentrok. Sampai kini, jumlah korban tewas ada lima orang, termasuk satu orang polisi. Sementara itu, korban luka mencapai 5.000 orang.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X