Kompas.com - 14/06/2013, 22:43 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Boleh saja maskapai penerbangan Etihad asal Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), kepincut meminang Jet Airways asal India. Namun, nyatanya, otoritas India malah menunda "lamaran" Etihad itu.

Keinginan Etihad itu memang bukan tanpa alasan. Soalnya, Pemerintah India memang sudah menghapus peraturan lama soal kepemilikan saham asing terhadap maskapai penerbangan nasional. Peraturan itu membatasi kepemilikan asing pada posisi paling tinggi 49 persen.

Lantaran perubahan itu, Etihad bakal membeli 24 persen saham Jet Airways. Perjanjian kedua pihak sejatinya sudah diteken dan diumumkan pada April silam.

Namun begitu, Badan Promosi Investasi Asing India dalam kebijakan termutakhirnya mengatakan bahwa perjanjian akuisisi senilai 20,6 miliar rupee atau setara dengan 389 juta dollar AS butuh lebih banyak kejelasan informasi lagi. "Kami perlu informasi lebih komplet soal kontrol dan kepemilikan," kata Sekretaris Urusan Ekonomi Arvind Mayaram di New Delhi sebagaimana warta AP pada Jumat (14/6/2013).

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.