Pemilih Membeludak, Pilpres Iran Diperpanjang

Kompas.com - 14/06/2013, 19:26 WIB
EditorErvan Hardoko

TEHERAN, KOMPAS.com — Akibat antusiasme warga yang membeludak untuk memberikan suara, pemilihan presiden Iran, Jumat (14/6/2013), yang dijadwalkan berlangsung selama 10 jam, diperpanjang. Demikian ujar Menteri Dalam Negeri Iran Mustafa Muhammad.

"Karena pemilih masih terus berdatangan, pemungutan suara diperpanjang dari jadwal semula yang seharusnya ditutup pukul 18.00 (20.30 WIB)," kata Mustafa kepada kantor berita Fars.

Warga Iran memberikan suaranya untuk mencari pengganti Mahmoud Ahmadinejad yang setelah memerintah dua periode tidak diperkenankan mencalonkan diri lagi.

Menurut Dewan Pengawal Revolusi, pemungutan suara berlangsung tanpa hambatan. Kementerian Dalam Negeri tidak memberikan jumlah pemilih yang sudah memberikan suara. Namun, dari pantauan sejumlah TPS, ibu kota Teheran dipadati pemilih.


Televisi pemerintah juga menyiarkan antrean panjang pemilih di TPS-TPS di seluruh penjuru Iran di mana sekitar 50 juta orang berhak memberikan suaranya.

Pemilihan presiden ini diramaikan enam kandidat. Namun, ulama moderat Hassan Rowhani, yang juga didukung kelompok reformis, diyakini akan memenangi pilpres kali ini.

Pesaing kuat Rowhani adalah para kandidat konservatif yang dekat dengan pemimpin spiritual Iran, Ayatollah Ali Khamanei, yang sangat berpengaruh memberikan keputusan dalam sejumlah masalah krusial Iran.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X