Kompas.com - 14/06/2013, 18:35 WIB
EditorErvan Hardoko

MOSKWA, KOMPAS.com — Pemerintah Rusia, Jumat (16/6/2013), menganggap laporan yang disampaikan Amerika Serikat terkait penggunaan senjata kimia oleh pasukan yang loyal kepada Presiden Bashar al-Assad tidak meyakinkan.

Sebelumnya, seorang pejabat senior AS mengatakan, Presiden Barack Obama menyetujui pengiriman senjata untuk oposisi setelah Gedung Putih memiliki bukti bahwa Pemerintah Suriah menggunakan senjata kimia untuk melawan oposisi.

Sejumlah pejabat AS memberikan informasi ini kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, tak lama sebelum Putin berangkat ke Irlandia Utara untuk menghadiri KTT G-8.

"Namun, sejujurnya, informasi yang diberikan AS tidak terlihat meyakinkan. Bahkan, sulit menyatakan itu (informasi AS) sebagai fakta," kata penasihat masalah luar negeri Presiden Rusia, Yuri Ushakov.

Yuri Ushakov menambahkan, keputusan AS mengirimkan persenjataan untuk oposisi Suriah justru akan mengganggu upaya internasional menggelar sebuah konferensi perdamaian Suriah.

"Jika AS menambah bantuan untuk pemberontak dan oposisi, mereka tidak membuat pelaksanaan konferensi perdamaian internasional lebih mudah," tambah Ushakov.

Namun, Ushakov menegaskan, Rusia tidak "berkompetisi" dengan AS terkait Suriah. Selama ini AS dan Rusia berusaha mempertemukan kedua pihak bertikai untuk berunding. Sayangnya, hingga kini komitmen kedua pihak belum diperoleh.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X