PM Erdogan Sepakat Tunda Penggusuran Taman Gezi

Kompas.com - 14/06/2013, 16:54 WIB
EditorErvan Hardoko

ANKARA, KOMPAS.com — Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan, Jumat (14/6/2013), setuju untuk menunda pembangunan ulang Taman Gezi, Istanbul, yang menjadi pemicu aksi unjuk rasa anti-pemerintah selama dua pekan terakhir ini.

Langkah Erdogan yang ditanggapi positif para pengunjuk rasa ini menjadi langkah nyata pertama untuk mengurangi ketegangan antara pemerintah dan pengunjuk rasa dalam aksi massa terbesar dalam satu dekade pemerintahan Erdogan.

"Sebuah hasil positif malam ini, Perdana Menteri akan menunda proyek ini (pembangunan Taman Gezi) hingga keputusan pengadilan lebih lanjut," kata juru bicara kelompok solidaritas Taksim, Tayfun Kahraman.

Keputusan Erdogan untuk menunggu keputusan pengadilan dinyatakan sebagai kemenangan kelompok anti-pemerintah, yang sebelumnya menolak tawaran referendum dari Erdogan terkait masalah penggusuran taman.

Setelah menggelar rapat darurat selama empat jam, Wakil PM Huseyin Celik mengatakan, pemerintah akan menghormati apa pun keputusan pengadilan nantinya.

"Namun, pengunjuk rasa di Taman Gezi harus membubarkan diri sekarang," ujar Celik.

Proses pengadilan diduga akan menghabiskan waktu beberapa bulan. Sementara itu, penyelidikan akan digelar keputusan menggunakan kekuatan polisi berlebihan untuk menangani pengunjuk rasa di berbagai kota Turki.

Sebuah aksi duduk untuk menyelamatkan 600 pohon Taman Gezi yang akan ditebang mendapat tanggapan keras dari kepolisian Turki pada 31 Mei lalu.

Situasi tersebut kemudian memicu aksi massa besar-besaran menentang Erdogan dan partainya Partai Pembangunan dan Keadilan (AKP), yang dinilai semakin otoriter.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X