Enam Kandidat Tersisa Maju dalam Pilpres Iran Hari Ini

Kompas.com - 14/06/2013, 10:29 WIB
EditorEgidius Patnistik

TEHERAN, KOMPAS.com — Warga Iran, Jumat (14/6/2013) ini, memilih presiden baru dari enam calon yang ada. Semua calon berhaluan konservatif, kecuali satu orang. Jumlah calon itu menyusut dari delapan orang setelah mantan ketua parlemen yang konservatif, Gholam Ali Haddad Adel, mundur pada Senin dan satu-satunya calon yang reformis, yaitu Mohammad Reza Aref, juga mundur pada Selasa.

Berikut ini adalah profil singkat dari para calon yang bersaing untuk menggantikan posisi Mahmoud Ahmadinejad, yang tidak boleh lagi mencalonkan diri untuk pemilihan kembali setelah menjalani dua periode masa jabatan secara berturut-turut.

Saeed Jalili. Jalili, 47 tahun, merupakan calon unggulan yang dinilai dekat dengan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang memiliki kata akhir untuk semua isu-isu nasional. Namun, dia kurang punya pengalaman sebagai eksekutif. Sebagai ketua perunding nuklir Iran, ia dikenal karena sikap kerasnya dalam pembicaraan dengan negara-negara kuat dunia. Barat mencurigai program nuklir kontroversial Teheran sebagai kedok untuk menciptakan senjata nuklir. Namun,, klaim itu telah dibantah.

Jalili yang berbicara lembut, tetapi kaku, dan berkarakter religius berharap untuk menggalang pemilih tradisional berdasarkan kesetiaannya yang tak tergoyahkan terhadap Khamenei. Ia lahir di kota suci Mashhad di timur laut Iran pada tahun 1965 dan merupakan seorang veteran perang Iran-Irak pada 1980-an di mana ia kehilangan bagian bawah kaki kanannya.


Mohammad Baqer Qalibaf. Qalibaf, 51 tahun, dianggap sebagai kandidat unggulan lainnya dari kalangan konservatif dan telah bersumpah untuk memperbaiki perekonomian Iran yang sedang limbung dalam dua tahun. Rekornya sebagai kepala polisi nasional dan wali kota Teheran, ditambah kesetiaannya kepada Khamenei, telah menyebabkan pengaruh politiknya meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Dia sering mengecam pemerintahan Ahmadinejad.

Ali Akbar Velayati. Velayati, 67 tahun, adalah seorang politikus utama kalangan konservatif dan diplomat veteran, yang telah menjabat sebagai penasihat urusan internasional untuk Khamenei sejak Agustus 1997. Dia berjanji untuk memperbaiki "kerusakan dan kehancuran" yang ditinggalkan Ahmadinejad "dalam waktu dua atau tiga tahun" dengan memperbaiki hubungan luar negeri. Menurut dia, perbaikan hubungan luar negeri pada gilirannya akan memperbaiki situasi Iran, terutama ekonomi negara itu. Dia telah mengkritik taktik Jalili dalam perundingan nuklir dengan negara-negara kuat dunia.

Mohsen Rezai. Rezai, 58 tahun, meraih gelar doktor di bidang ekonomi dan merupakan seorang pengecam mismanagement ekonomi Ahmadinejad. Dia bersumpah, jika terpilih, akan mengekang inflasi dan pengangguran. Terkenal karena selama 16 tahun menjabat sebagai kepala pasukan elite Pengawal Revolusi, ia kalah dari Ahmadinejad pada Pemilu 2009.

Hassan Rowhani. Rowhani, 64 tahun, seorang yang secara agama moderat dan satu-satunya ulama yang menjadi peserta pemilu. Dia adalah juru runding nuklir pada masa presiden reformis Mohammad Khatami. Rowhani bersumpah untuk memulihkan hubungan diplomatik dengan musuh bebuyutan Amerika Serikat, yang memutuskan hubungan dengan Iran pasca-pendudukan kedutaan AS di Teheran oleh mahasiswa Islam pada tahun 1979. Setelah Aref mengundurkan diri, ia didukung oleh Khatami. Dia juga terlihat mendapat dukungan dari pendukung mantan presiden lain, Akbar Hashemi Rafsanjani, yang dilarang dalam pemilihan itu.

 Mohammad Gharazi. Gharazi, 72 tahun, adalah kandidat tertua dan paling tidak dikenal. Dia menjabat menteri pada masa Rafsanjani dan pada era pemimpin oposisi serta mantan Perdana Menteri Mir Hossein Mousavi, yang saat ini berada dalam tahanan rumah. Gharazi berpendapat bahwa pengalaman eksekutifnya dalam rezim cukup memadai untuk maju sebagai calon presiden. Dia bersumpah untuk membentuk sebuah pemerintahan "anti-inflasi".

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X