Kampanye Presiden Iran yang Bikin Macet

Kompas.com - 14/06/2013, 08:36 WIB
EditorEgidius Patnistik

Suasana pemilu belum terasa di sepanjang jalan dari Bandara Internasional Imam Khomeini hingga masuk ke Teheran. Sepanjang 40 kilometer menuju Teheran, tak terlihat satu pun poster atau baliho para kandidat presiden. Sesekali hanya terlihat poster bergambar Pemimpin Revolusi Iran Imam Khomeini dan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Baru setelah memasuki kota Teheran, suasana kampanye mulai terasa. Poster dan baliho para kandidat presiden sudah sering terlihat di pinggir jalan. Memasuki kota dari arah selatan, saya melalui distrik berpenduduk masyarakat menengah ke bawah, seperti Abollaabad, Avvap, dan Jalan Cumhuriet.

Distrik-distrik itu disebut wilayah Teheran Selatan. Wilayah Teheran Selatan dikenal basis pendukung Revolusi Iran. Dari wilayah tersebut, Revolusi Iran tahun 1979 bergerak. Mausoleum Imam Khomeini juga berada di wilayah ini.

Masuk wilayah jantung kota Teheran, seperti Jalan Enghelab, Jalan Taleghani, dan jalan protokol Valiosr, semakin terasa sengitnya pertarungan dalam pemilu presiden Iran. Maklum, jalan-jalan tersebut menjadi pelintasan lalu lintas dari segala arah di Teheran.

Semua kandidat presiden berlomba mencari pengaruh dan menggelar kampanye di sekitar jalan-jalan tersebut.

Di Jalan Enghelab, terdapat Universitas Teheran dengan kampus yang besar. Banyak toko buku di daerah yang menjadi tempat kelahiran para tokoh intelektual Iran.

Di Jalan Taleghani, terdapat banyak hotel dan kantor pemerintah. Di Jalan Valiosr, terdapat banyak restoran, pertokoan, dan kafe. Jalan itu dikenal sebagai tempat nongkrong muda-mudi Iran.

Melintasi Jalan Enghelab sekitar pukul 17.00 waktu setempat, Rabu lalu, lalu lintas macet total. Di Jalan Valiosr pun, arus lalu lintas kendaraan tidaklah lebih baik.

Rupanya kemacetan lalu lintas saat itu bukan karena waktu pulang jam kerja, melainkan disebabkan para kandidat presiden sedang gencar menggelar kampanye.

”Hari-hari biasa lalu lintas tidak macet seperti ini, tetapi hari ini karena banyak kandidat presiden sedang menggelar kampanye di area ini,” kata Haikal, mahasiswa asal Indonesia di jurusan film dan seni di Universitas Teheran.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X