Kompas.com - 13/06/2013, 16:46 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Selandia Baru mempersiapkan diri menjadi gudang buah Asia. Dalam laporan terbaru Kementerian Pembangunan Ekonomi Selandia Baru di Wellington, negeri itu melihat peluang besar pengembangan buah segar untuk memasok kebutuhan di Asia.

Adalah Menteri Pembangunan Ekonomi Selandia Baru Steven Joyce yang mengatakan hal itu pada laporan bertajuk "Meningkatkan Pertumbuhan Sektor Buah-buahan Segar". "Kami melirik pasar baru di samping pasar tradisional kami di Eropa dan Amerika Utara," katanya sebagaimana warta AP pada Kamis (13/6/2013).

Unggulan Selandia Baru, imbuh Joyce adalah buah kiwi. Dalam laporan itu, ekspor kiwi menanjak signifikan selama satu dekade belakangan. Pada 2002, nilai ekspor kiwi Selandia Baru cuma 567 juta dollar new zealand (NZ) atau setara dengan 449,93 juta dollar AS. Kemudian, sampai dengan akhir 2012, nilai ekspor menanjak menjadi 1,043 miliar dollar NZ.

Joyce menambahkan, selain buah kiwi, Selandia Baru juga mengunggulkan buah alpukat, cherry, dan blueberry untuk ekspor. "Kami juga mempersiapkan pengembangan ekstrak buah-buahan sebagai bahan makanan serta obat-obatan alamiah,"demikian Steven Joyce.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.