Kompas.com - 12/06/2013, 14:25 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

DENPASAR, KOMPAS.com — Setelah melakukan pengejaran sekitar dua bulan, aparat Polsek Kuta Utara berhasil menangkap pelaku pemerkosa dan perampok turis Australia, LK Taylor (28). J, pria asal Lombok, NTB, yang merupakan residivis kasus perampokan vila itu ditangkap wilayah Denpasar, Senin (10/6/2013) lalu.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kasus perampokan dan pemerkosaan tersebut terjadi di Villa Damais kamar nomor 3, Jalan Bumbak Nomor 189, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Sabtu (27/4/2013). Korban yang sedang tertidur didatangi pelaku dan diancam dengan pisau.

Setelah dipaksa melayani nafsu bejatnya, Taylor juga dipaksa menyerahkan barang-barang berharganya, yakni 3 Ipad, 2 ponsel Iphone, uang tunai Rp1,5 juta dan 600 dollar Australia, dengan total kerugian Rp 47,5 juta.

Saat polisi membawa tersangka ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melengkapi berkas penyelidikan, tersangka berusaha kabur. Polisi terpaksa menembaknya di bagian kaki untuk melumpuhkannya. "Iya tersangka ditembak kakinya," ujar Kepala Polsek Kuta Utara Ajun Komisaris Reinhard Nainggolan saat dihubungi, Rabu (12/6/2013).

Saat ini polisi masih mendalami kasus ini dan rencananya akan menggelar konferensi pers resmi, Kamis (13/6/2013) besok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.