Dewan Pengawal Revolusi Iran Bantah Coret Capres Moderat

Kompas.com - 10/06/2013, 23:19 WIB
EditorErvan Hardoko

TEHERAN, KOMPAS.com — Dewan Pengawal Revolusi Iran, Senin (10/6/2013), membantah tengah mempertimbangkan untuk mencoret salah satu calon presiden moderat menjelang pemilihan presiden pada 14 Juni mendatang.

Pernyataan Dewan ini sekaligus membantah pemberitaan media yang melaporkan bahwa hanya satu dari dua kandidat moderat yang akan mengikuti pemilihan presiden.

"Setelah melakukan penilaian lebih lanjut terkait para kandidat, maka kami membantah hal tersebut (mencoret salah satu kandidat)," demikian kantor berita IRNA mengutip Abbas Ali Kadkhodai, dari Dewan Pengawal Revolusi Iran.

Meski demikian, Kadkhodai menambahkan, Dewan tetap memiliki wewenang mengevaluasi dan mengawasi para kandidat sesuai dengan undang-undang pemilu Iran.

Sebelumnya media massa Iran ramai memberitakan salah satu kandidat dari golongan moderat Hassan Rohani berpeluang besar dicoret dari daftar kandidat presiden.

Penyebabnya, dalam sebuah debat yang disiarkan televisi, Rohani dianggap membeberkan sejumlah informasi rahasia terkait program nuklir Iran.

Bulan lalu, Dewan Pengawal Revolusi Iran membuat kejutan setelah mencoret nama mantan presiden Akbar Hashemi Rafsanjani yang akan mencalonkan diri.

Sejumlah kalangan menilai langkah Dewan ini adalah sebuah cara menyingkirkan seorang calon independen yang berpeluang besar bisa melawan kekuasaan pemimpin spiritual Ayatollah Ali Khamenei.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X