Polisi Thailand Bongkar Penjualan Ilegal 200 Hewan Liar

Kompas.com - 10/06/2013, 20:57 WIB
EditorErvan Hardoko

BANGKOK, KOMPAS.com — Kepolisian Thailand, Senin (10/6/2013), menemukan sedikitnya 200 ekor hewan liar seperti kera, kura-kura, dan 14 ekor singa putih dalam sebuah penggerebekan di sebuah rumah di Bangkok.

Dua warga Thailand, termasuk pemilik sebuah toko hewan di Pasar Chatuchak, dituduh melakukan penjualan hewan langka secara ilegal. Jika tuduhan ini terbukti, mereka bisa dipenjara selama empat tahun dan didenda sebesar 1.300 dollar AS atau sekitar Rp 13 juta.

"Kami menerima laporan soal bau tak sedap dari rumah itu dan setelah melakukan penyelidikan, kami menemukan banyak hewan disembunyikan di sana," kata Kolonel Ek Ekasart dari Kepolisian Thailand.

Ekasart menambahkan, ke 14 ekor singa putih itu diduga bisa masuk ke Thailand menggunakan izin penjualan ke kebun binatang. Namun, pada kenyataannya, hewan-hewan itu ditawarkan kepada individu yang berminat.

Dua tersangka membantah terlibat dalam penjualan hewan langka. Sementara satu orang tersangka pernah ditahan empat tahun lalu karena melakukan kejahatan serupa.

Setelah proses hukum selesai, hewan-hewan liar itu bisa dilepaskan kembali ke alam liar dan sebagian lainnya dikirim ke kebun binatang.

Thailand memiliki reputasi sebagai pusat penyelundupan hewan liar internasional untuk memenuhi kebutuhan tinggi di Asia, baik untuk hewan peliharaan maupun digunakan sebagai obat-obatan.

 



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X