Google Selangkah Lagi Beli Waze Rp 12 Triliun

Kompas.com - 10/06/2013, 10:17 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Aplikasi jejaring sosial berbasis peta digital, Waze, kemungkinan besar akan dimiliki oleh Google. Untuk mendapatkan Waze, yang juga diminati Facebook, Google disebutkan telah menyiapkan dana yang sangat fantastis nilainya.

Dikutip dari AllThingsD, Senin (10/6/2013), Google telah menawarkan Waze uang senilai 1,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 12,7 triliun.

Meski kontrak belum diteken, Google disebutkan hampir pasti berhasil mencaplok Waze, tinggal tahap finalisasi. Kesepakatan pembelian akan terealisasi hari Selasa besok atau paling lambat beberapa hari lagi, demikian menurut sumber yang dekat dengan akuisisi ini.

Waze merupakan pelopor aplikasi navigasi sosial yang memiliki data lokasi. Waze bisa memberi petunjuk jalan secara bertahap. Waze juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat di mana pengguna bisa melaporkan keadaan lalu lintas, mulai dari kemacetan, kecelakaan, perbaikan, sampai penutupan jalan.


Waze dikembangkan oleh Waze Inc asal Israel pada 2008. Pendiri perusahaan ini adalah Uri Levine, Ehud Shabtai, dan Amir Shinar. Waze memiliki karyawan sekitar 110 orang, sebagian besar berkantor di Israel dan ada pula karyawan di Palo Alto, California.

Hingga Februari 2013, aplikasi Waze memiliki 40 juta pengguna terdaftar. Waze tersedia untuk perangkat iOS, Android, BlackBerry, Symbian, dan Windows Phone.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X