Korban Tewas Penembakan Santa Monica Bertambah

Kompas.com - 10/06/2013, 04:58 WIB
EditorPalupi Annisa Auliani

CALIFORNIA, KOMPAS.com — Korban penembakan di Santa Monica College, California, yang terjadi pada Jumat (7/6/2013), bertambah. Seorang wanita 26 tahun yang terdaftar mengambil kelas musim panas di Santa Monica College meninggal, Minggu (9/6/2013), akibat luka tembak yang dia dapatkan.

Perempuan ini, Marcela Franco, bersama ayahnya Carlos Navarro Franco (68), sedang berada di dalam sebuah SUV di kawasan kampus, ketika mereka berdua ditembak. Kedatangan Marcela ke kampus siang itu adalah untuk membeli buku pelajaran.

Carlos meninggal seketika, sedangkan Marcela dilarikan ke Ronald Reagan UCLA Medical Center. Kepastian meninggalnya Marcela disampaikan keluarganya, Alfred Creollo, kepada CNN.

Presiden Santa Monica College Chui L Tsang, menegaskan kabar ini. "Keluarganya dengan dia di sisinya," ujar Tsang dalam sebuah pesan kepada komunitas sekolah. "Simpati kami yang terdalam untuk keluarga Franco. Pada waktu yang tepat, College akan mengadakan peringatan," ujar dia.

Dugaan pelaku

Pelaku penembakan sepanjang Jumat di Santa Monica, diidentifikasi sebagai John Zawahri. Sebelum merangsek ke Santa Monica College, dia terlebih dahulu menembak ayahnya Samir "Sam" Zawahri, dan saudaranya Chris Zawahri. Sesudah membunuh keluarganya sendiri, John lalu membajak mobil seorang wanita dan menembaki bus umum di jalan tol. 

Zawahri akhirnya tewas ditembak polisi, Jumat, sehari sebelum ulang tahunnya. Menurut pengawas sekolah distrik Santa Monica-Malibu, Inspektur Sandra Lyon, Zawahri terdaftar sebagai siswa sekolah tinggi bagi siswa tertinggal, pada 2006. "Kami terkejut dan sangat sedih oleh tragedi itu, (yang) sekali lagi menghancurkan kepercayaan diri bangsa kita," kata Lyon.

Polisi sudah punya catatan komunikasi dengan Zawahri pada 2006. Kepala Kepolisian Santa Monica Jacqueline Seabrooks mengatakan, Pemerintah tak bisa membuka lebih banyak informasi tentang Zawahri karena dia masih dalam kategori remaja.

Namun, informasi yang dihimpun CNN mengatakan bahwa John Zawahri punya masalah kesehatan mental. Beberapa tahun lalu dia dirawat di rumah sakit untuk menjalani perawatan mental setelah diduga berbicara tentang keinginan menyakiti orang. Belum diketahui apakah perawatan itu merupakan kesepakatan Pemerintah dan keluarga Zawahri, demikian pula belum diketahui bagaimana dan dalam kondisi apa Zawahri meninggalkan rumah sakit.

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X