Diperdayai Pesulap

Kompas.com - 09/06/2013, 02:11 WIB
Editor

Film di mana lembaga-lembaga otoritas diperdaya, apakah itu kepolisian, lembaga intelijen, bahkan pemerintah, umumnya menghibur. Apalagi jika yang memperdayai adalah orang-orang yang sering terpinggirkan dalam keseharian hidup.

Sejak awal Now You See Me memang berniat menghibur dengan taburan bintang-bintang kawakan seperti Morgan Freeman, Michael Caine, Jesse Eisenberg, Woody Harrelson, dan Mark Ruffalo. Berkisah tentang empat pesulap amatir yang masing-masing memiliki keahlian khas. Daniel J Atlas (Eisenberg) andal dengan permainan kartu dan kecepatan tangan, Merritt McKinney (Harrelson) jago membaca pikiran orang lain, Henley Reeves (Isla Fisher) ahli melepaskan diri dari kepungan borgol ala Houdini, dan Jack Wilder (Dave Franco), yang memiliki kecepatan tangan untuk memindahkan barang-barang milik orang lain.

Mereka berempat dipertemukan dan disatukan lewat undangan misterius untuk berkumpul di sebuah apartemen di New York. Bagaimana proses selanjutnya yang terjadi di apartemen itu, tidak dijelaskan. Kita langsung diajak ke sebuah panggung hiburan besar di Las Vegas setahun kemudian. Keempat pesulap tadi sudah menjadi The Four Horsemen, kelompok pesulap terkenal yang setiap tampilannya selalu disesaki penonton.

Kelompok ini piawai membuat kejutan-kejutan sulap. Namun, yang paling ditunggu penonton adalah pertunjukan di akhir acara: merampok bank di luar negeri dan hasil ”jarahan” itu dibagi-bagikan kepada penonton yang hadir!

Ulah ini membuat pusing agen-agen FBI—dikomandani oleh Dylan Rhodes (Ruffalo)—yang berupaya keras menjebloskan mereka ke penjara tetapi selalu gagal. Sampai kemudian Rhodes berkonsultasi dengan Thaddeus Bradley (Freeman), ahli pengungkap trik-trik para pesulap. Pengejaran dibumbui dengan aksi kejar-kejaran, baku hantam, pengepungan, standar film-film laga.

Menghibur

Melihat permainan Jesse Eisenberg, dengan kekhasan bicaranya yang cepat, sinis, dan arogan, akan mengingatkan kita pada sosoknya dalam The Social Network. Di sini aktingnya masih setara, tetapi plot cerita yang kurang fokus, membuat ia dan sederet bintang hebat lainnya tidak berkesempatan untuk mengembangkan perannya. Kimiawi antara Eisenberg dan Harrelson sebetulnya menarik bila saja dieksplorasi lebih dalam. Bahkan sosok Arthur Tressler (Michael Caine) yang pada awalnya seperti menjanjikan sebuah keterlibatan intens di adegan-adegan selanjutnya, dihilangkan begitu saja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kehadiran Ruffalo dan agen federal Perancis Alma Dray (Melanie Laurent), yang oleh sutradara Louis Leterrier juga ditempatkan di posisi sentral, membuat fokus terhadap tokoh-tokoh Four Horsemen menjadi berkurang.

Toh secara keseluruhan film ini tetap menghibur. Selipan humor-humornya membuat kita tergelitik. Ada sejumlah adegan sulap yang membuat kita juga ikut terpedaya, terlebih setelah trik-triknya kemudian diungkapkan. Seperti bagaimana merampok bank di Perancis, sementara pelakunya ada di benua lain. Juga ketika suasana di ruang interogasi berubah menjadi pertunjukan sulap yang membuat penonton terpingkal.

Lumayanlah untuk rehat sejenak dari berita-berita korupsi yang semakin menyebalkan. Apa sekalian disulap saja ya para koruptor itu... menjadi kelinci. (MYR)



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.