Presiden Perancis Desak Pembebasan Dua Jurnalis yang Diculik

Kompas.com - 07/06/2013, 14:17 WIB
EditorErvan Hardoko

TOKYO, KOMPAS.com - Presiden Perancis Francois Hollande, Jumat (7/6/2013), menuntut para penculik agar membebaskan dua wartawan Perancis yang hilang di Suriah.

Reporter radio Europe 1 Didier Francois dan fotografer Edouard Elias hilang dalam perjalanan menuju kota Aleppo di wilayah utara Suriah.

Hollande, yang sedang melakukan kunjungan kerja tiga hari di Jepang, mengatakan, kontak dengan kedua jurnalis itu tidak bisa dilakukan saat ini.

"Saya mendesak pembebasan para jurnalis ini karena mereka tidak mewakili negara manapun," kata Hollande dalam jumpa pers bersama dengan PM Shinzo Abe.

"Kedua orang ini bekerja mencari informasi untuk seluruh dunia. Jurnalis harus diperlakukan layaknya jurnalis," tambah Hollande.

Namun, Hollande tidak mau memberikan informasi tambahan terkait kedua jurnalis itu karena khawatir akan membahayakan keselamatan mereka.

Sementara itu, juru bicara radio Europe 1 mengatakan pemerintah Perancis melakukan segala upaya untuk mencari informasi keberadaan kedua jurnalis tersebut.

Sejak perang saudara pecah di Suriah dua tahun lalu, negeri ini menjadi salah satu tempat paling berbahaya untuk wartawan.

Pada April lalu empat jurnali Italia juga diculik di Suriah. Mereka akhirnya dibebaskan setelah ditahan selama hampir sepekan.

Satu wartawan Italia, Domenico Quirico, yang hilang di Suriah dua bulan lalu, pada Kamis (6/6/2013), menhubungi istrinya lewat telepon menandakan dirinya masih dalam kondisi yang baik. Demikian laporan harian terbitan Turin, La Stampa.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X