Kompas.com - 07/06/2013, 12:12 WIB
EditorErvan Hardoko

LA PAZ, KOMPAS.com — Sebuah hukuman mengerikan untuk seorang tersangka pemerkosa dan pembunuh dijatuhkan di sebuah desa di Bolivia. Tersangka pemerkosa dikubur hidup-hidup di makam korbannya.

Sebelumnya, polisi telah mengidentifikasi Santo Ramos (17) sebagai tersangka utama pemerkosa dan pembunuh Leandra Arias Janco (35).

Warga desa Colquenchaca di distrik Potosi, di pegunungan selatan Bolivia, sangat marah dengan kejahatan yang dilakukan remaja itu. Mereka memblokade jalan utama untuk mencegah polisi dan jaksa datang ke desa mereka dan menjemput Ramos.

Akhirnya, sekitar 200 orang warga desa memilih untuk menghakimi sendiri Ramos. Mereka menangkap Ramos dan kemudian menguburnya hidup-hidup bersama jenazah perempuan korbannya.

Seorang saksi mata yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, warga mengikat Ramos lalu melemparkannya ke dalam liang lahad sebelum menutupnya dengan tanah.

Aksi main hakim sendiri seperti ini banyak terjadi di kawasan pedesaan terpencil Bolivia di mana keberadaan polisi dan aparat lainnya sangat jarang terlihat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.