Kompas.com - 06/06/2013, 20:00 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Austria menjadi salah satu pemegang peran penting di Dataran Tinggi Golan. Soalnya, tulis Reuters pada Kamis (6/6/2013), Austria adalah pengirim misi penjaga perdamaian di bawah payung PBB.

Saat ini, kawasan itu kembali panas. Pasalnya, baku tembak antara pasukan Suriah versus kelompok oposisi terkesan makin tak terelakkan. Padahal, tugas penjaga perdamaian PBB di situ adalah memantau gencatan senjata antara Suriah dan Israel.

Austria mengatakan bakal menarik pasukannya dari tugas di Golan itu. Alasannya, kondisi di Golan malah makin buruk.

Sampai kini, tercatat, dari seribu pasukan penjaga perdamaian PBB, Austria memunyai 380 anggota. Kehilangan sekitar sepertiga lebih pasukan penjaga perdamaian PBB dipastikan bakal membuat kondisi di Dataran Tinggi Golan makin genting.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.